Wrotham Park (dilafalkan "Rootum") adalah sebuah rumah megah (country house) bergaya neo-Palladian yang terletak di London Borough of Barnet, Inggris. Meskipun alamat resminya berada di Barnet, lokasinya lebih dekat dengan kota Potters Bar di Hertfordshire.[1] Dibangun pada tahun 1754 oleh arsitek Isaac Ware untuk Laksamana John Byng, Wrotham Park merupakan salah satu contoh arsitektur Palladian pertengahan abad ke-18 yang paling signifikan di Inggris.
Rumah ini masih dimiliki oleh keturunan keluarga Byng dan tidak dibuka untuk umum secara reguler. Namun, Wrotham Park dikenal luas sebagai lokasi syuting populer untuk berbagai film dan serial televisi, serta dapat disewa secara eksklusif untuk acara pribadi, pernikahan, dan konferensi.[2] Bangunan ini telah ditetapkan sebagai bangunan terdaftar Grade II* sejak tahun 1966 karena signifikansi arsitektur dan historisnya.[1]
Sejarah
Pembangunan dan Laksamana Byng
Wrotham Park dibangun pada tahun 1754 oleh arsitek ternama Isaac Ware untuk Laksamana John Byng, putra keempat dari Laksamana Angkatan Laut George Byng, Viscount Torrington ke-1. Desain rumah ini sangat dipengaruhi oleh karya Andrea Palladio dan diperkirakan terinspirasi dari desain Villa Badoer karya Palladio.[3]
Tragisnya, Laksamana Byng tidak pernah sempat tinggal di rumah yang ia bangun. Pada tahun 1757, ia dinyatakan bersalah oleh pengadilan militer karena dianggap gagal "melakukan yang terbaik" untuk menyelamatkan Minorca dari serbuan Prancis dalam Pertempuran Minorca (1756). Ia dieksekusi oleh regu tembak di atas kapal HMS Monarch pada 14 Maret 1757, sebuah peristiwa yang menimbulkan kontroversi besar pada masanya.[4]
Pewarisan dan Kebakaran 1883
Setelah kematian Laksamana Byng, properti ini diwariskan kepada keponakannya, George Byng, yang kemudian menjadi anggota parlemen. Sejak saat itu, Wrotham Park terus diwariskan turun-temurun dalam keluarga Byng, yang kemudian dianugerahi gelar Earls of Strafford.[5]
Pada malam hari tanggal 3 Maret 1883, sebuah kebakaran hebat melanda rumah ini. Api menghancurkan sebagian besar interior bangunan, termasuk koleksi seni dan perabotan berharga. Namun, struktur eksterior bangunan berhasil diselamatkan. Proses restorasi segera dilakukan di bawah arahan arsitek George Stevens, yang dengan cermat merekonstruksi interior sesuai dengan gaya asli abad ke-18.[1]
Arsitektur
Wrotham Park adalah contoh klasik dari vila Palladian, yang dicirikan oleh simetri, proporsi klasik, dan fasad yang megah.
Eksterior
Bangunan utama terdiri dari sebuah blok tengah (corps de logis) berlantai tiga yang dihubungkan oleh koridor pendek berlantai satu ke paviliun-paviliun di kedua sisinya. Fasad selatan, yang menghadap ke taman, memiliki serambi (portico) besar dengan empat pilar Ionia yang menopang sebuah pedimen. Eksteriornya dibangun menggunakan bata kuning pucat dengan detail batu Portland, menciptakan kontras warna yang elegan.[6]
Interior
Meskipun interior asli hancur dalam kebakaran tahun 1883, restorasi yang dilakukan berhasil mengembalikan kemegahannya. Ruang-ruang utama, seperti Entrance Hall, Saloon, dan Dining Room, menampilkan langit-langit plesteran yang rumit, perapian marmer, dan panel kayu yang khas dari desain interior Georgia. Tata letak ruangan diatur secara simetris di sekitar sumbu tengah, sebuah ciri khas desain Palladian yang mengutamakan harmoni dan keteraturan.[7]
Dalam Budaya Populer
Karena pemeliharaannya yang sangat baik dan lokasinya yang dekat dengan studio film seperti Elstree dan Pinewood, Wrotham Park telah menjadi salah satu lokasi syuting paling populer di Inggris. Rumah ini telah muncul di lebih dari 60 produksi film dan televisi, sering kali mewakili kediaman aristokrat atau pejabat tinggi.[7]
Beberapa penampilan terkenalnya antara lain:
Gosford Park (2001), sebagai lokasi utama tempat cerita berlangsung.[8]