Winston Utomo (lahir 23 November 1990) adalah seorang pengusaha asal Surabaya, Indonesia, yang dikenal sebagai pendiri dan CEO IDN (sebelumnya IDN Media). Ia memimpin perusahaan teknologi dan media digital yang menargetkan generasi muda Indonesia melalui berbagai platform berita, hiburan, komunitas, periklanan digital, hingga event berskala nasional.[1][2]
Latar Belakang
Ia lahir dan besar di Surabaya sebagai anak pertama dari dua bersaudara. Adiknya, William Utomo, turut menjadi salah satu pendiri dan kini menjabat sebagai COO IDN. Ketertarikan ia pada bisnis, teknologi, dan media mulai berkembang sejak masa sekolah dan semakin kuat ketika ia menempuh pendidikan di luar negeri. Ia mendapatkan gelar sarjana dari University of Southern California– Marshall School of Business[3] Ia melanjutkan pendidikan magister di Columbia University, New York, dan lulus dengan predikat magna cum laude.[4]
Setelah kembali ke Indonesia, pengalaman internasional dan pemahamannya terhadap perubahan perilaku konsumsi informasi generasi muda menjadi fondasi terbentuknya IDN pada tahun 2014. Saat ini Winston menetap di Jakarta dan memiliki dua anak, Aramont Winston Utomo dan Graewalt Winston Utomo. [5][6][7]
Perjalanan Karier
Ia memulai karirnya di Google Singapura. Pada 8 Juni 2014, ia mendirikan IDN bersama adiknya, William Utomo. [8][9][10]
Sejak berdiri, IDN berkembang menjadi salah satu perusahaan media berbasis teknologi di Indonesia dan telah menerima beberapa putaran pendanaan. Pendanaan awal (seed funding) diperoleh pada 7 September 2015 dari East Ventures. Pendanaan Seri A ditutup pada 5 September 2016 dari North Base Media, GDP Venture, East Ventures, dan MNM Creative. Pendanaan Seri B diumumkan pada 21 November 2017 dari East Ventures dan Central Exchange Hong Kong. Pada tahap berikutnya, IDN memperoleh pendanaan Seri C pada 8 Januari 2019 dari East Ventures Growth kolaborasi antara East Ventures, Sinar Mas, dan Yahoo! Japan serta investasi tambahan dari Charoen Pokphand dan LINE Venture. Pendanaan Seri D diumumkan pada 6 Juni 2022 dengan partisipasi Mayapada Group, KMIF, East Ventures, OCBC NISP Ventura, Dentsu Group, dan V Media Ventures. [11][12][13]
Di bawah kepemimpinannya sebagai pendiri dan CEO, IDN berekspansi ke berbagai lini bisnis yang mencakup media digital, livestreaming, ekonomi kreator, dan hiburan. [14][15][16][17] Ekspansi ini diperkuat melalui dua akuisisi strategis, yaitu JKT48 pada 7 April 2022 dan Boss Creator pada 17 Oktober 2023. [18][19][20][21][22][23]
Ekosistem IDN kini mencakup berbagai unit seperti IDN Times, Popbela.com, Popmama.com, Yummy, Duniaku.com, FORTUNE Indonesia (media digital); IDN App dan Saweria.co (livestreaming); ICE dan MORF (ekonomi kreator); serta IDN Pictures, JKT48, dan Boss Creator (Entertainment). IDN kini memiliki lebih dari 70 juta pengguna aktif bulanan di seluruh Indonesia. [24][25][26][27][28]
Penghargaan
Ia menerima berbagai penghargaan atas kepemimpinannya dan kontribusinya dalam industri media, teknologi, dan kewirausahaan digital. Pada tahun 2017, bersama William Utomo, Winston masuk dalam daftar Forbes 30 Under 30 Asia untuk kategori Media, Marketing & Advertising, menjadikannya satu-satunya perwakilan dari Indonesia dalam kategori tersebut pada tahun itu. [29][30][31] Pada tahun yang sama, pada 7 Mei 2017, Winston juga menerima Marketeers Netizen Award di ajang Jakarta Marketing Week 2017. [32][33]
Pada 2022, Winston terpilih sebagai salah satu penerima Gen.T List 2022 oleh Tatler Asia, penghargaan yang diberikan kepada pemimpin muda di Asia yang dinilai memiliki dampak signifikan dalam bidangnya. [34][35]
Pada 2023, Winston juga resmi terpilih sebagai Endeavor Entrepreneur di Indonesia, sebuah pengakuan dari organisasi global Endeavor terhadap wirausahawan dengan potensi pertumbuhan tinggi. Melalui proses seleksi yang ketat, Winston dinilai berhasil menunjukkan visi, strategi, serta ketahanan IDN dalam menghadapi tantangan industri media dan teknologi. [36][37][38]
Pada 2024, ia bersama William Utomo menerima penghargaan EY Entrepreneur of the Year 2024 untuk Indonesia. Penghargaan ini diberikan atas inovasi, visi, dan kepemimpinan mereka dalam membangun IDN sebagai salah satu perusahaan teknologi dan media digital yang berkembang pesat di Indonesia. Ia dan William juga menjadi penerima EY Entrepreneur of the Year termuda dalam sejarah penghargaan tersebut di Indonesia.[39][40][41]
Pada 2025, ia mendapatkan penghargaan Most People-Focused CEO. Penghargaan ini diberikan kepada pemimpin yang dinilai berhasil membangun budaya perusahaan yang inklusif, memperkuat pengembangan talenta, serta mendorong inovasi dalam manajemen sumber daya manusia di IDN. [42][43]
Ia juga aktif dalam berbagai peran kepemimpinan di tingkat nasional dan internasional. Ia salah satu pemimpin Global Shapers Jakarta, sebuah komunitas yang berada di bawah naungan World Economic Forum dan berfokus pada pengembangan pemimpin muda serta dampak sosial. [44][45]