Sejarawan film Ian Freer menyebut Wyler sebagai "seorang perfeksionis yang bonafide", yang kegemarannya mengambil gambar ulang dan berupaya menyempurnakan setiap nuansa terakhir "menjadi sesuatu yang legendaris."[2]:57 Kemampuannya mengarahkan serangkaian adaptasi sastra klasik menjadi box-office besar dan kesuksesan kritis membuatnya menjadi salah satu "Pembuat film Hollywood yang paling menguntungkan" dari tahun 1930-an hingga 1960-an. Melalui bakatnya dalam pementasan, penyuntingan, dan pergerakan kamera, ia mengubah ruang teater yang dinamis menjadi ruang sinematik.[3] Wyler juga dikenal karena karyanya sebagai sutradara aktor, yang sering kali membawa mereka menjadi bintang.
↑Birth Certificate No. 1298/1902, Mulhouse Archive. According to Herman, Jan. A Talent for Trouble: The Life of Hollywood's Most Acclaimed Director. New York: G.P. Putnam's Sons, 1995. ISBN0-399-14012-3