Kehidupan awal
William Wack lahir pada 28 Juni 1967, di South Bend, Indiana. Ia merupakan anak bungsu kedua dari sepuluh bersaudara, termaduk seoranga dik yang mengikutinya masuk imamat.[1] Setelah lulus dari LaSalle High School dan masuk Kolese Salib Kudus di Notre Dame, Indiana, selama setahun, Wack pindah ke Universitas Notre Dame. Ia lulus pada 1989 dari Notre Dame dengan gelar dalam bidang pemerintahan dan hubungan internasional.[2]
Memutuskan untuk menjadi imam, Wack masuk novisiat untuk Kongregasi Salib Kudus (CSC) pada Agustus 1989. Ia mengucapkan kaul temporer dalam Kongregasi Salib Kudus pada 1990. Ia kemudian kembali ke Notre Dame, tempat ia menerima gelar Master of Divinity pada Mei 1993. Pada 28 Agustus 1993, Wack mengucapkan kaul kekal untuk CSC dan ditahbiskan menjadi deakon pada keesokan harinya.[2]
Imamat
Pada 9 April 1994, Wack ditahbiskan menjadi imam di Basilika Hati Kudus di Universitas Notre Dame untuk CSC oleh Uskup Agung James MacDonald.[3]
Setelah penahbisan pada 1994, CSC menugaskan Wack menjadi wakil pastor Paroki Hati Kudus di Colorado Springs, Colorado selama tiga tahun. Pada 1997, ia kembali ke Indiana untuk menjabat sebagai wakil direktur vokasi untuk Kolese Salib Kudus, serta mengabdi dalam pelayanan kampus di Universitas Notre Dame. CSC memindahkan Wack ke Phoenix, Arizona, pada 2002 untuk menjabat sebagai direktur André House, sebuah fasilitas yang melayani tuna wisma dan orang miskin di Phoenix. Pada Juni 2009, CSC mengirim Wack ke Austin, Texas untuk menjabat sebagai pastor Paroki Martir Santo Ignatius.[2]
Uskup Pensacola-Tallahassee
Pada 29 Mei 2017, Paus Fransiskus mengangkat Wack menjadi uskup diosesan untuk Keuskupan Pensacola–Tallahassee.[4][3] Dalam wawancara Pensacola News Journal sebelum penahbisannya, Wack berkata "sepenuhnya aku ingin menjadi imam."[5] Pada 22 Agustus 2017, Wack ditahbiskan di Pensacola Bay Center, Pensacola oleh Uskup Agung Thomas Wenski, dengan Uskup Daniel R. Jenky dan Joe S. Vásquez bertugas sebagai ko-konsekrator.[3]
Dalam sebuah wawancara April 2023 dengan National Catholic Register, Wack mendorong umat Katolik untuk menjadi murid misionaris.[6] Ia menyerukan agar mereka lebih menginjil dalam menjelaskan hubungan mereka dengan Kristus, dengan berkata:
"Umat Katolik tak selalu berbicara menghibur soal 'hubungan pribadi dengan Yesus Kristus.' Namun bahkan meskipun itu bukan bahasa yang selaras dengan kita, kita mengetahui secara mendalam bahwa ini adalah apa yang Allah inginkan untuk kita. Kita sepenuhnya dapat memulai dengan mendorong Allah untuk membantu kita untuk bertumbuh dalam hubungan kitan dengan Yesus dalam Roh Kudus.[7]
Pada November 2023, Wack merayakan misa untuk penyegelan dokumentasi untuk Vatikan terhadap proses kanonisasi Martir-martir La Florida. Ini meliputi 58 orang, baik rohaniwan maupun orang awam Amerika Asli, yang dibantai di Florida Spanyol antara 1549 dan 1712 oleh para penyerbu dari tiga belas koloni Amerika[8]