Karier
Semasa kuliah di ITB Wildan juga aktif sebagai asisten dosen bidang Zoologi ITB. Setelah mendapat gelar S1 ia kemudian memulai karier sebagai pengajar dengan menjadi dosen biologi di fakultas kedokteran dan beberapa fakultas lainnya di Universitas Andalas, Padang dari tahun 1961 hingga 1965. Selain itu, ia juga sempat menjadi Pejabat Dekan FIPIA di universitas yang sama.[2] Selanjutnya sepanjang tahun 1966 - 1974 ia berkarier di Bandung dengan menjabat sebagai Kepala Bagian Biologi Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (Unpad). Setelah mendapatkan gelar S2 dari Universitas Hongkong pada tahun 1981, Wildan kembali mengajar di Fakultas Kedokteran Unpad.[1][2]
Wildan telah gemar menulis sejak ia lulus dari bangku SMP. Setelah duduk di bangku SMA, ia sudah memulai kariernya sebagai penulis dan sastrawan dengan menerjemahkan berbagai cerpen karya sastrawan asing, seperti Amerika, Inggris, Prancis, dan Rusia, lalu kemudian dipublikasikannya di berbagai media massa, seperti Pikiran Rakyat dan Pedoman Minggu. Karyanya sendiri dalam bentuk cerpen dimuat di majalah Sunday Courier pada tahun 1952.[1]
Setelah menjadi mahasiswa ITB, Wildan aktif mengelola majalah kampus Scientia sebagai pemimpin redaksi pada tahun 1958, dan sekaligus menyalurkan kegemaran menulisnya. Disamping itu ia juga berperan sebagai redaktur Mingguan Mahasiswa Indonesia edisi Jawa Barat. Sebagai mahasiswa pada masa peralihan dari Orde Lama ke Orde Baru, Wildan juga ikut berperan dalam gerakan mahasiswa kala itu dengan menjadi anggota Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), dan juga pernah menjabat Wakil Ketua KASI, Bandung.[1]
Sepanjang kariernya sebagai pengajar dan ilmuwan, Wildan telah menghasilkan banyak karya ilmiah populer yang berkaitan dengan bidang ilmu biologi. Karya-karya tulis tersebut telah dipublikasikannya di berbagai media, seperti Pikiran Rakyat, Majalah Intisari, Selecta, serta di berbagai jurnal ilmiah lainnya.[1]