Distrik ini utamanya dibangun di sekitar Whitechapel High Street dan Whitechapel Road, yang membentang dari batas City of London hingga ke timur Stasiun Whitechapel. Kedua jalan ini bersama-sama membentuk bagian dari Jalan Romawi dari Aldgate ke Colchester, sebuah rute yang kemudian dikenal sebagai Great Essex Road. Pertumbuhan populasi yang diakibatkan oleh pembangunan pita di sepanjang rute ini, menyebabkan terbentuknya paroki Whitechapel, paroki anak dari Stepney, yang memisahkannya, pada abad ke-14.
Whitechapel memiliki sejarah panjang dengan jumlah imigran yang tinggi di dalam komunitas tersebut. Dari akhir abad ke-19 hingga akhir abad ke-20, wilayah tersebut memiliki populasi Yahudi yang sangat tinggi, dan kemudian menjadi pemukiman penting bagi komunitas British Bangladesh. Whitechapel dan Spitalfields di sekitarnya merupakan lokasi dari 11 pembunuhan Whitechapel yang terkenal (1888–91), beberapa di antaranya dikaitkan dengan pembunuh berantai yang tidak dikenal yang dikenal sebagai Jack the Ripper. Faktor-faktor ini dan faktor-faktor lainnya telah menyebabkan Whitechapel dipandang oleh banyak orang sebagai perwujudan East End-nya London, dan karena alasan tersebut, Whitechapel sering digunakan untuk mewakili East End dalam seni dan sastra.[1]