Deskripsi
Seperti yang digambarkan dalam wiracarita, ciri-ciri wanara misalnya suka bersenang-senang, kekanak-kanakan, ringan tangan, suka bercanda, hiperaktif, gemar bertualang, jujur nan polos, setia, berani, dan ramah. Mereka lebih pendek daripada tinggi manusia pada umumnya dan tubuh mereka ditutupi oleh bulu yang cerah, umumnya berwarna cokelat.[3][4]
Wanara yang terbesar dan terkenal adalah Hanoman, abdi setia Sri Rama, dan merupakan inkarnasi dari Dewa Siwa. Beberapa wanara terkenal lainnya adalah Anjani (ibu Hanoman), Sugriwa, Subali, Nila dan Anggada.
Menurut Ramayana, para Wanara umumnya tinggal di Kiskenda yang pada masa sekarang terletak di wilayah India Selatan, di tengah hutan Dandaka, tempat Rama menjumpai mereka saat bertualang mencari Sinta. Para wanara menolong Rama mencari Sinta, dan juga turut bertarung melawan Rahwana, sang penculik Sinta.
Wiracarita Mahabharata menggambarkan mereka sebagai suku yang hidup di tengah-tengah hutan. Mereka dijumpai oleh Sadewa, seorang jendral Pandawa yang memimpin kampanye militer ke India Selatan. Seekor wanara bernama Hanoman juga dijumpai oleh seorang Pandawa bernama Bima, sebagaimana tercatat dalam Mahabharata jilid Wanaparwa, yang menceritakan masa pengasingan kelima Pandawa di tengah hutan.