(1893-03-02)2 Maret 1893 Schröttinghausen, Kekaisaran Jerman
Meninggal
25 Juni 1960(1960-06-25) (umur67) Pasadena, California, Amerika Serikat
Almamater
Universitas Göttingen
Dikenal atas
Populasi bintang, revisi skala jarak galaksi, teori supernova
Penghargaan
Medali Emas Royal Astronomical Society (1954), Bruce Medal (1955)
Karier ilmiah
Bidang
Astronomi, Astrofisika
Institusi
Mount Wilson Observatory
Walter Baade (2 Maret 1893 – 25 Juni 1960) adalah seorang astronom Jerman yang terkenal atas kontribusinya dalam bidang astronomi observasional dan astrofisika. Ia dikenal luas karena memisahkan populasi bintang dalam galaksi, memperbaiki pengukuran jarak ekstragalaksi, serta perannya dalam pemahaman evolusi bintang dan galaksi.
Selama pemadaman lampu di Los Angeles pada masa Perang Dunia II, Baade menggunakan teleskop Hooker 100 inci di Mount Wilson untuk mengamati galaksi Andromeda dengan detail tinggi. Ia menemukan bahwa terdapat dua jenis populasi bintang yang kemudian dikenal sebagai Populasi I (bintang muda, logam tinggi) dan Populasi II (bintang tua, logam rendah).[1]
Revisi ukuran alam semesta
Penemuan tersebut menyebabkan pengukuran ulang terhadap jarak galaksi. Dengan menggunakan variabel Cepheid dari Populasi II, Baade menyimpulkan bahwa galaksi-galaksi jauh lebih jauh dari yang sebelumnya diperkirakan, sehingga menggandakan skala ukuran alam semesta yang dikenal saat itu.
Supernova dan neutron star
Bersama dengan Fritz Zwicky, Baade mengusulkan bahwa supernova dapat menghasilkan bintang neutron dan melepaskan energi besar dalam bentuk sinari kosmik.[2]