Vishu (bahasa Malayalam: വിഷു) adalah sebuah festival Hindu[1] yang memperingati Tahun Baru Malayali[2][3][4] di Kerala, Tulu Nadu, dan Mahe.[5]Vishu jatuh pada hari pertama bulan Medam, bulan pertama dalam kalender surya yang digunakan di Distrik Malabar, Kerala,[6] (14 atau 15 April dalam Kalender Gregorius),[7] menandakan tahun baru saat matahari bergerak ke arah zodiak Aries. Vishu adalah tahun baru tradisional. Disebut demikian karena pada kalender era Kollam yang mulai dipakai di Kollam pada 825 M, tahun baru jatuh pada 1 Chingham, sekitar 16 atau 17 Agustus.[8]
Perayaan ini dilakukan oleh keluarga dalam semangat kebersamaan. Orang-orang mempersiapkan benda-bendah bertuah secara bersama-sama, sekaligus melihat atau menyaksikan benda-benda tersebut yang sudah ditata sebagai tradisi pembawa keberuntungan. Benda-benda yang dianggap bertuah juga termasuk semua hasil panenan, tak terkecuali beras atau nasi, mentimun, maupun kelapa. Orang Malayali biasanya menyaksikan mekarnya bunga tengguli (Cassia fistula) yang mereka kenal sebagai kani konna.[6][9][10] Beberapa hari menjelang Vishu, warga mulai menyalakan kembang api dan petasan di pekarang rumah, hingga pada puncaknya, saat vishu tiba, lebih banyak kembang api dinyalakan.[6][11]
Etimologi
Vishu, berasal dari bahasa Sanskerta, viṣuvam, yang secara harfiah bermakna "setara",[12] dan pada masa lalu diasosiasikan dengan ekuinoks maret.[6] Walaupun ekuinoks yang dimaksud umumnya terjadi 24 hari sebelum vishu, pada 21 Maret atau 7 Meenam menurut Kalender Malayalam.
Nilai penting
Vishu menandai hari pertama tahun astronomis, sebuah perayaan terhadap permulaan yang baru dan harapan akan kemakmuran. Tradisi penting saat Vishu adalah vishukani, yaitu penataan benda-benda bertuah seperti buah-buahan, berbagai jenis bunga, uang koin, bahkan emas. Melihat benda bertuah pada permulaan tahun adalah tradisi Kerala yang dipercaya membawa keberuntungan bagi yang melakukannya.Kebanyakan orang menaruh arca Krishna dalam kani, karena dianggap melihatnya pada hari pertama suatu tahun membawa keberuntungan. Dua generasi yang lalu, pada pagi hari orang-orang masih secara taat melihat kani setiap hari untuk memastikan hari yang baik.[13]Vishu menjadi ajang orang-orang untuk membeli dan mengenakan baju baru (kodi). Mereka akan memakan panganan khusus yang disebut sandya.[10]
Sama halnya dengan perayaan-perayaan lain di berbagai daerah di India, vishu dirayakan pada 14 atau 15 April mengikuti peredaran matahari. Negara bagian yang merayakan tahun baru pada tanggal yang sama dengan vishu yaitu Tamil Nadu, Odisha, West Bengal, Uttarakhand, Jammu, dan Haryana. Perayaan-perayaan Asia Tenggara seperti songkran di Thailand juga berlangsung pada tanggal yang sama dengan vishu. Bahkan, Laos juga memiliki tradisi yang sama untuk melihat bunga tengguli yang mekar sempurna dan berwarna kuning keemasan. Ada pun Tahun Baru Sinhala di Sri Lanka, selain tanggal perayaan yang sama, juga memiliki tataan benda-benda bertuah yang berisi bunga dan buah (vishukani) yang mirip, serta menyalakan kembang api.[14]