Pada awal abad ke-20, dilaporkan bahwa Vilayet Ankara memiliki luas sebesar 83,760 km2, dan dengan konsensus pada tahun 1885 (Dipublikasikan tahun 1908) melaporkan populasi dengan jumlah 892,901 orang.[2] Pada sekitar tahun 1920, populasi Ankara digambarkan sebagai mayoritas MuslimTurki dan minoritas Kristen Armenia.[3]
Ekonomi
Vilayet Ankara merupakan daerah yang ekonomi-nya bersandar kepada aktivitas agrikultur.[1] Sebuah pabrik karpet ada di Kırşehir dan Kayseri.[1] Dan ada beberapa tambang perak, tembaga, batu bara muda dan garam, juga beberapa aktivitas air panas di wilayah tersebut. Batu garam dan fuller's earth juga di tambang di area itu.[4]
Industri tenun adalah industri yang terkenal di daerah itu, tetapi popularitasnya menurun seiring di perkenalkan-nya rel kereta, sehingga orang-orang di sana mulai mengekspor bulu domba dan mohair. Sebuah pabrik kapret kecil dapat ditemukan di Ankara pada sekitar awal abad ke-20.[5]
Terdapat sebuah desa orang Armenia di Ankara bernama Stanoz. Kebanyakan penduduk (Armenia-nya) hilang setelah genosida, hanya terdapat kuburan yang menunjukkan bekas desa tersebut.[6]