Kelelawar biasa adalah suku kelelawar terbesar, yang paling beragam dan paling tersebar luas, terdapat di setiap benua kecuali Antarktika. Tengkorak dan susunan giginya bervariasi. Secara bersamaan, semua kelelawar biasa membentuk famili Vespertilionidae. Jenis-jenis dari pulau Kalimantan dikelompokkan dalam empat anak suku yang terdiri dari 11 marga (dua di antaranya dibagi lebih lanjut menjadi anak marga). Masing-masing marga dapat dibedakan berdasarkan kombinasi ciri-ciri eksternal seperti telinga dan bentuk sayap, dan juga ciri tengkorak dan gigi.
Klasifikasi
Pengelompokan subfamili ini merupakan klasifikasi yang diterbitkan oleh American Society of Mammalogists.[1] Otoritas lain membesarkan tiga subfamili lagi: Antrozoinae (yang di sini merupakan famili terpisah dari Antrozous pallidus), Tomopeatinae (sekarang dianggap sebagai subfamili dari Molossidae), dan Nyctophilinae (di sini termasuk dalam Vespertilioninae).
Empat subfamili diakui oleh Mammal Species of the World (2005),[1] Vespertilioninae yang sangat beragam juga dipisahkan sebagai tribus. Genus yang lebih baru atau dibangkitkan dicatat. Genus Cistugo tidak lagi dimasukkan setelah dipindahkan ke famili Cistugidae yang terpisah.[2][3] Miniopterinae juga tidak lagi diakui sebagai subfamili, karena statusnya dinaikkan ke keluarga.[4][5]
Sebuah studi pada tahun 2021 berusaha untuk menyelesaikan hubungan sistematis di antara kelelawar mirip nighi di Afrika sub-Sahara dan Madagaskar, dengan kesimpulan sistematis berdasarkan analisis genetik dan morfologi lebih dari 400 individu di semua genus yang disebutkan dan sebagian besar spesies kelelawar mirip nighi Afrika yang dideskripsikan, dengan fokus pada sampel kelelawar Afrika Timur yang belum pernah dipelajari sebelumnya. Studi ini mengusulkan revisi terhadap kelelawar mirip nighi di Afrika Timur dan mendeskripsikan beberapa genus dan spesies baru.[6]
↑Kulemzina, A. I.; Nie, W.; Trifonov, V. A.; Staroselec, Y.; Vasenkov, D. A.; Volleth, M.; Graphodatsky, A. S. (2011). "Comparative chromosome painting of four Siberian Vespertilionidae species with Aselliscus stoliczkanus and Human probes". Cytogenetic and Genome Research. 134 (3): 200–205. doi:10.1159/000328834. PMID21709413. S2CID8258899.