Vera Pavlovna Lebedeva (18 September 1881 – 10 Desember 1968) merupakan seorang dokter asal Soviet. Ia terlibat dalam bidang politik dengan tujuan untuk menurunkan angka kematian bayi di negara itu.
Kehidupan awal dan pendidikan
Lebedeva lahir di Nizhny Novgorod pada tahun 1881. Setelah ayahnya, seorang juru masak, meninggal pada tahun 1892, keluarganya bergantung pada bantuan amal. Meskipun menghadapi kesulitan ekonomi, ia berhasil menyelesaikan pendidikan di gimnasium dengan medali emas dan kemudian bekerja sebagai guru sekolah di daerah pedesaan.
Pada tahun 1901, dengan kondisi finansial yang lebih stabil, ia dapat melanjutkan studi di Institut Medis Wanita di Saint Petersburg, meskipun dua kali dikeluarkan akibat keterlibatannya dalam kegiatan politik. Pada tahun 1907, Lebedeva bergabung dengan faksi Bolshevik dari Partai Buruh Sosial Demokrat Rusia dan turut serta dalam Revolusi Rusia 1905–1907. Ia menikah dengan Bolshevik Pavel Lebedev-Polianskii dan melarikan diri ke Finlandia, sebelum akhirnya pindah ke Jenewa. Meskipun mengalami berbagai hambatan, ia berhasil menyelesaikan pendidikan dan lulus dari institut tersebut pada tahun 1910. [1]
Karier
Meskipun dipecat dari posisinya sebagai dokter distrik di Rusia karena keterlibatannya dalam aktivitas politik, Lebedeva kembali ke Jenewa, di mana pandangan politiknya lebih diterima. Pada tahun 1912, ia mulai bekerja sebagai dokter kandungan dan ginekolog di Jenewa. Pada tahun 1917, ia kembali ke Rusia dan menetap di Uni Soviet yang baru terbentuk. Ia kemudian menjabat sebagai direktur Institut Pusat Perlindungan Ibu dan Bayi, sebuah lembaga yang dipimpinnya dari tahun 1918 hingga 1930.[2]
Di Uni Soviet, Lebedeva mendirikan program kesehatan masyarakat pertama di dunia yang bertujuan menurunkan angka kematian bayi. Program ini mencakup jaringan tempat penitipan anak dan prasekolah, yang masing-masing dilengkapi dengan dokter anak berkompeten untuk memantau kesehatan anak dan memberikan nasihat kepada orang tua. Program tersebut terbukti berhasil. Selain itu, ia mendukung legalisasi aborsi sebagai kebijakan yang mendukung perempuan dalam dunia kerja.[3] Lebedeva juga berupaya untuk memperoleh dana dari Yayasan Rockefeller untuk mendukung kampanye bantuan bagi Soviet. [4]
Pada tahun 1924, Lebedeva menghadiri kongres Asosiasi Wanita Medis Internasional. Selama periode ini, ia juga terlibat dalam upaya bantuan medis yang diorganisir oleh Asosiasi Wanita Medis Amerika di wilayah Kaukasus. Kariernya di bidang kesehatan masyarakat berkembang pesat ketika ia ditugaskan untuk meneliti masalah disabilitas antara tahun 1931 hingga 1934, dan kemudian menjabat sebagai inspektur kesehatan masyarakat negara bagian dari tahun 1934 hingga 1938. Selama 12 tahun berikutnya, ia memimpin Institut Pusat Pelatihan Lanjutan untuk Dokter di Moskow.
Penghargaan
Lebedeva menerima penghargaan Ordo Spanduk Merah Buruh dan Ordo Lenin, yang keduanya diberikan kepadanya, dengan Ordo Lenin diterima sebanyak tiga kali.