Vagharshapat (bahasa Armenia:Վաղարշապատcode: hy is deprecated ) adalah kota terbesar keempat di Armenia, sekaligus merupakan daerah administratif dengan populasi terbesar di Provinsi Armavir, yang terletak 18km (11mi) sebelah barat Yerevan, dan 10km (6mi) sebelah utara perbatasan Turki-Armenia. Kota ini umumnya dikenal dengan nama Ecmiadzin (dieja pula sebagai Ejmiatsin atau Etchmiadzin, Էջմիածինcode: hy is deprecated ), yang merupakan nama resmi kota antara 1945—1995.[2] Nama tersebut masih dipergunakan sehari-hari dan hadir pula dalam beberapa dokumen resmi, sebagai bentuk dari penamaan ganda.[3]
Katedral Etchmiadzin dan Tahta Ibu Suci Etcmiadzin, pusat Gereja Apostolik Armenia terletak di kota ini. Oleh karenanya, dalam beberapa sumber disebut sebagai "kota suci",[4][5] dan di Armenia sendiri disebut sebagai "ibu kota rohani" (հոգևոր մայրաքաղաքcode: hy is deprecated ).[6] Vagharshapat pernah menjadi salah satu kota utama sekaligus ibu kota bersejarah dari masa Kerajaan Armenia.[7] Mengalami kemunduran hingga menjadi kota kecil pada awal abad ke-20, kota ini mengalami ekspansi secara masif pada masa Uni Societ, secara efektif menjadi zona penyangga bagi Yerevan.[8][9]
Etimologi
Menurut Movses Khorenatsi, wilayah Vagharshapat dahulu dikenal dengan nama Artimed (Արտիմէդ), yang terinspirasi dari salah satu dewi Yunani, Artemis. Artimed kemudian diubah namanya menjadi Avan Vardgesi (Աւան Վարդգէսիcode: hy is deprecated , "Kota Vardges") atau Vardgesavan (Վարդգէսաւանcode: hy is deprecated ) oleh Pangeran Vardges Manouk yang membangun ulang sebuah permukiman dekat tepian Sungai Kasagh, pada masa pemerintahan Orontes I Sakavakyats dari Dinasti Orontid (321 SM–428 M). Movses Khorenatsi menambahkan bahwa Vardges nantinya dibangun ulang dengan pagar di sekelilingnya oleh Raja Vagharsh I dan lantas dikenal dengan nama Norakaghak (Նորաքաղաքcode: hy is deprecated ) alias "Kota Baru") dan akhirnya Vagharshapat.
Dalam buku pertamanya, Wars of Justinian, seorang sejarawan Bizantium menyebut bahwa kota ini bernama Valashabad, yang dinamai berdasarkan Raja Vologases I. Nama tersebut berevolusi karena terjadinya pergeseran konsonan tengah l menjadi gh, yang merupakan fenomena umum dalam bahasa Armenia.
Ada pun nama lain dari kota ini, Ecmiadzin (Ejmiatsin atau Etchmiadzin) secara harfiah bermakna "tempat turunnya Sang Putra Tunggal",[10] dan dinamai demikian berdasarkan klaim bahwa Santo Gregorius sang Pencerah memiliki penglihatan bahwa Yesus (selaku putra atau anak tunggal Allah) turun ke lokasi Kota Vagharshapat dan memukulkan palunya ke tanah sebagai pertanda bahwa Santo Gregorius harus mendirikan gereja di sana.[11][12]
↑"Պատմաաշխարհագրական ակնարկ [Historical-geographic overview]" (dalam bahasa Armenia). Armavir Province: Armenian Ministry of Territorial Administration. Diarsipkan dari asli tanggal 28 Februari 2014. Diakses tanggal 15 April 2014. ...Վաղարշապատ (1945-1995թթ. կոչվել է Էջմիածին) քաղաքը...
↑Ring, Trudy; Watson, Noelle; Schellinger, Paul, ed. (1994). International Dictionary of Historic Places: Middle East and Africa, Volume 4 (dalam bahasa Inggris). Taylor & Francis. hlm.250. The holy city of Echmiadzin, where the Christian church in Armenia first began...
↑James R. Russell. Zoroastrianism in Armenia. — Harvard University Press, 1987. — P. 118.
↑Emin, Gevorg (1981). Seven songs about Armenia. Progress. hlm.106. ...Ashtarak, Artashat, Etchmiadzin and Abovian because they have become suburbs of Yerevan.
↑Grigoryan, Rachik (1969). Echmiadzin. Novosti Press Agency Publishing House. Echmiadzin is the Armenian for "the descent (echichnel) of the only begotten (miatsin)"
↑"Echmiatsin, Arménie" (dalam bahasa Prancis). OVPM. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-06-05. Diakses tanggal 31 Januari 2013.
↑"МЕЖДУНАРОДНЫЕ ОТНОШЕНИЯ" (dalam bahasa Rusia). Municipality of Ejmiatsin. 10 Juni 2015. Diarsipkan dari asli tanggal 29 September 2020. Diakses tanggal 7 Juni 2023.
↑"Sister Cities". Municipality of Ejmiatsin. Diakses tanggal 7 Juni 2023.