Ia turut serta bersama Amr dalam Penaklukan Mesir lalu turut serta dalam Penaklukan Ifriqiyah.[7] Setelah Amr menaklukkan wilayah Barqah, ia mengangkat Uqbah sebagai pemimpinnya.[7] Uqbah juga dikenal sebagai pendiri kota Kairouan yang didirikan pada tahun 670 serta pernah menjabat sebagai gubernur Ifriqiyah pada masa kekhalifahan Muawiyah bin Abu Sufyan dari tahun 50 H hingga 55 H (670 M – 675 M) dan gubernur Maghreb untuk Khalifah Yazid bin Muawiyah pada tahun 62 H (682 M).[1][6][8][9] Pada tahun 63 H (683 M), Uqbah bersama pasukannya dikalahkan dan dibunuh di Tahudah yang terletak di Biskra, Aljazair oleh pasukan Berber yang dipimpin Kusailah setelah ia memimpin penaklukan Afrika Utara hingga mencapai Samudra Atlantik.[8][10]
↑Ibnu Hazm. Jamharah Ansab al-Arab (dalam bahasa Arab). hlm.177. Diarsipkan dari asli tanggal 2024-04-13. Diakses tanggal 2024-04-11.;
123Ibnu Hazm. Jamharah Ansab al-Arab (dalam bahasa Arab). hlm.178. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-02-23. Diakses tanggal 2024-04-11.;
123Syaikh Muhammad Sa'id Mursi. Tokoh-Tokoh Besar Islam Sepanjang Sejarah (dalam bahasa Melayu). Pustaka Al-Kautsar. hlm.215–216. Diarsipkan dari asli(Bukel) tanggal 2024-04-13. Diakses tanggal 2024-04-09.
12Akhmad Saufi dan Hasmi Fadillah (14 Oktober 2015). Sejarah Peradaban Islam. Deepublish. hlm.144. ISBN 9786232090842, 6232090845. Diarsipkan dari asli(Bukel) tanggal 2024-04-13. Diakses tanggal 2024-04-09.
↑Khairuddin Az-Zarkali. Al-A'lam Az-Zarkali - Yusuf al-Fihri (dalam bahasa Arab). Vol.8. hlm.236. Diarsipkan dari asli tanggal 2024-04-13. Diakses tanggal 2024-04-13.;