Universitas Ain Shams ( bahasa Arab:جامعة عين شمسcode: ar is deprecated ) yang berlokasi di Kairo, Mesir adalah sebuah lembaga pendidikan tinggi yang didirikan pada tahun 1950.[1] Saat ini menyediakan pendidikan di tingkat sarjana, pasca sarjana dan doktoral.
Sejarah
Universitas Ain Shams didirikan pada Juli 1950, ini adalah universitas negeri tertua ketiga di Mesir. Universitas ini pada awalnya bernama Universitas Ibrahim Pasha. Lokasi kampus dulunya adalah bekas istana kerajaan, yang dikenal dengan nama Istana Zaafarana.[1]
Pada awal berdirinya, Universitas Ain Shams memiliki sejumlah fakultas dan institut akademik yang kemudian berkembang menjadi universitas.[2] Saat ini Universitas Ain Shams mencakup 14 fakultas, 1 perguruan tinggi dan 2 institut tinggi ditambah 12 pusat dan unit khusus.[3]
Saat ini Universitas Ain Shams memiliki delapan kampus.[4]
Kampus utama berada di Abbassia, Kairo yang terdiri dari Administrasi dan Manajemen di sebuah lokasi yang dikenal dengan nama Istana Zaafarana.
Di situ juga terdapat Pusat Pengembangan Pendidikan Sains, Pusat Perpustakaan, Pusat Pendidikan Anak serta Kota Universitas (asrama mahasiswa). Selain itu juga ada fakultas Ilmu Komputer, Sains, Hukum dan Seni di lokasi yang sama.
Kampus yang letaknya berlawanan arah menampung Fakultas Perdagangan, Linguistik, Ilmu Farmasi dan Kedokteran Gigi.
Kampus untuk Wanita berada pada kawasan tersendiri. Kampus ini terdiri dari:
Fakultas Pendidikan Khusus
Fakultas Pendidikan
Fakultas Pertanian.
Semua fakultas tersebut terletak di kampus terpisah di daerah Abassia, Heliopolis, dan Shubra El Kheima.
Syuting
Pada tahun 2012, Misr International Film memproduksi sebuah serial televisi yang diadaptasi dari novel Zaat karya Sonallah Ibrahim. Pada tahun itu juga dijadwalkan untuk pengambilan adegan dengan latar belakang Universitas Ain Shams.
Namun karena ada protes dari siswa yang berafiliasi pada Ikhwanul Muslimin dan beberapa guru di sekolah, yang menyatakan bahwa pakaian era 1970-an yang dikenakan oleh aktris pada serial televisi tersebut tidak sopan maka mereka tidak akan mengizinkan pembuatan film kecuali pakaian itu diganti.
Gaby Khoury, kepala perusahaan film, menyatakan bahwa kepala departemen teknik mereka, Sherif Hammad "bersikeras bahwa syuting harus dihentikan" dan ia juga menjelaskan bahwa ia tidak dapat menjamin properti atau seniman jika syuting tersebut tetap dilanjutkan.[5]
Peringkat
Menurut peringkat Universitas Dunia yang dikeluarkan oleh Webometrics pada tahun 2014, Universitas Ain Shams berada di peringkat ke-3 di Mesir, peringkat ke-25 di Dunia Arab dan peringkat ke-15 di Afrika.[6][7]
Orang-orang Terkenal
Abd El Aziz Muhammad Hegazi (1923–2014), Perdana Menteri Mesir pada masa kepresidenan Anwar Sadat
Abdel Rahman Badawi (1917–2002), profesor filsafat dan penyair
Aisha Abd al-Rahman (1913–1998), penulis Mesir dan profesor sastra (nama pena: Bint al-Shati )
↑"Islamists halt filming of Egyptian TV series." Daily News Egypt. Thursday, February 9, 2012. NewsBank Record Number: 17587021. "[...]and teachers were against it, because of the clothing worn by the actresses," he said. The series, adapted from the novel "Zaat" by Egyptian author Sonallah Ibrahim, takes[...]"
↑"Archived copy". Diarsipkan dari asli tanggal October 4, 2009. Diakses tanggal 2010-02-26. Pemeliharaan CS1: Salinan terarsip sebagai judul (link)