Ummu Darda ash-Shugra atau Hujaimah binti Huyai atau Juhaimah, seorang Tabi'in, istri kedua dari Abu Darda, seorang sahabat Nabi Muhammad. Ia ahli fikih wanita di Damaskus berparas cantik.[1]
Ia meriwayatkan dari Abu Darda, Salman al Farisy, Ka'ab bin Ashim, Aisyah, Abu Hurairah dan lainnya. Ia menjadi sumber riwayat bagi Jubair bin Nufair, Abu Qilabah, Salim bin Abu Ja'ad, Raja bin Haiwah, Yunus bin Maisarah, Makhul, Atha, Ismail bin Ubaidullah, Zaid bin Aslam, Abu Hazim, Ibrahim bin Abu Ablah dan.[1][2]
Awalnya ia anak yatim dalam asuhan Abu Darda, kemudian ia dinikahi. Setelah Abu Darda wafat, ia berjanji setia, walaupun dilamar Khalifah Muawiyah, ia menolak. Kepada Abu Darda` dia berkata, "Engkau melamarku kepada orangtuaku di dunia, lalu mereka menikahkanku denganmu. Sungguh, aku ingin melamarmu di akhirat." Abu Darda` berkata, "Janganlah menikah lagi sepeninggalku." Mu`awiyah pernah melamarnya. Lalu, dia mengatakan apa yang pernah dikatakan mantan suaminya. Mu`awiyah berkata, "Engkau harus berpuasa."[3]
Yunus bin Maisarah berkata, "Kami berada di rumah Ummu Darda`, dan beberapa perempuan juga hadir di sana. Mereka sholat sepanjang malam hingga kaki mereka bengkak karena berdiri sangat lama" [3]
Saat tuanya ia biasa duduk bersama Khalifah Abdul Malik bin Marwan di Baitul Maqdis maupun di Masjid Damaskus. Ia menunaikan haji pada tahun 81 H dan wafat di tahun yang sama.[1][2]