Gampong Ulee Geudong merupakan salah satu Gampong yang terletak di kemukiman Sawang Utara kecamatan Sawang kabupaten aceh utara yang berjarak 15km dari pusat kecamatan. Luas wilayah Gampong Ulee Geudong adalah ± 161,5 Ha, yang terbagi kedalam empat dusun yaitu Dusun Cot Mesjid, Dusun Cot Geutah, Dusun Cot Teue dan Dusun Pulo Teungoh. Jumlah penduduk 973 jiwa yang mayoritas penduduknya bermata pencaharian 80% sebagai petani sawah, sebagian kecil petani dan yang lainnya berdagang, Petani Kebun, membuka kerajinan Tradisional, Usaha Menjahit dll. Mayoritas penduduk gampong Ulee Geudong adalah suku Aceh dan beragama Islam.
Terbentuknya Gampong Ulee Geudong diawali oleh sejarah pada jaman dahulu beberapa orang yang hijrah ke gampong tersebut, dasarnya Gampong Ulee Geudong adalah sebuah hutan belantara pada masa penjajahan belanda yang kemudian dilanjutkan oleh penjajahan Jepang, di suatu tempat di daerah hutan di mana Gampong Ulee Geudong terletak sekarang.
Pada masa itu terjadi suatu peristiwa yang tidak disangka-sangka oleh orang-orang yang sedang menggarap hutan serta membuat persawahan pada masa itu sebelum terbetuknya sebuah Gampong, munculnya semburan air yang hitam dari permukaan tanah yang memancar keatas seperti bentuk minyak mentah, sehingga tanaman-tanaman yang ada di sekitar lokasi semburan tersebut mati total akibat terkena air tersebut termasuk padi yang sedang ditanami pada masa itu.
Pada tempat semburan tersebut muncul lubang yang membentuk di tanah sehingga air yang keluar dari tanah berkumpul seperti kubangan sehingga masyarakat menyebutnya Geudong (kumpulan air yang luas dan dalam). Sebelum dijadikan Gampong, Pada masa itu yang memimpin kawasan tersebut adalah syahbandar (Ulee Balang), di mana semua masyarakat bekerja pada syahbandar serta semua kebutuhan kerja diberikan.[3]
Pendidikan merupakan kunci utama untuk menciptakan generasi yang berkompetitif,inovatif,kreatif dan handal sehingga menciptakan generasi yang terpelajar,beretika,berakhlakul karimah sehingga terciptalah masyarakat yang madani. Untuk menunjang kebutuhan dibidang pendidikan masyarakat Ulee Geudong sangat membutuhkan perhatian pemerintah maupun Non-Government Organization (NGO) untuk membantu fasilitas pendidikan di desa tersebut. Karena di desa tersebut sangat banyak masyarakat yang kurang mampu sehingga membutuhkan uluran tangan serta dukungan dari pihak lain untuk berbenah mencapai kesejahteraan.
Untuk saat ini hanya tersedia beberapa fasilitas pendidikan, di antaranya yaitu;
Sumber mata pencarian penduduk Gampong Ulee Geudong rata-rata berprofesi sebagai petani, pekebun, peternak, buruh harian lepas, dan pedagang. Kaum wanita di Ulee Geudong biasanya memiliki kerajinan seperti ayaman tikar, menjahit, membuat tas maupun dompet khas Aceh. Di Gampong Ulee Geudong terdapat koperasi UMKM yang bergerak di bidang kerajinan tangan terutama untuk souvenier khas Aceh.
BUMG / BUMDes
BUMG Pusaka Gampong merupakan Badan Usaha Milik Gampong (Desa) Ulee Geudong, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh. BUMG ini terbentuk melalui musyawarah gampong pada tanggal 01 september 2016.
Saat ini kami memiliki 2 Unit usaha dan 3 layanan utama untuk membantu penambahan modal usaha dan penjualan produk yang kami hasilkan. Adapun unit tersebut yaitu Unit Usaha Pertanian dengan produk unggulan berupa jagung dan Unit Usaha Industri Kreatif dengan produk unggulan tas dan dompet motif Aceh.[8][9]
Salah satu lokasi lahan perkebunan jagung yang berada di Gampong Ulee Geudong, Sawang, Aceh Utara
Unit Usaha Industri Kreatif
Anyaman Tikar Pandan
Dompet Aceh
Tas Khas Aceh
Sajadah Khas Aceh
Peci Khas Aceh
Jahit Pakaian
Dll.
Komoditas Pertanian / Perkebunan
Adapun komoditas utama bidang pertanian yang dihasilkan di Ulee Geudong yaitu;
↑Ramadhan, Gestyan; Dyahartanti, Sevy (26 September 2024). Kecamatan Sawang Dalam Angka 2024. Kabupaten Aceh Utara: BPS Kabupaten Aceh Utara. hlm.5. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
↑"SID - KEMENDESA". sid.kemendesa.go.id. Diarsipkan dari asli tanggal 2021-05-27. Diakses tanggal 2021-05-27.