Uang kartu adalah sejenis uang fiat yang dicetak di kartu biasa atau kartu remi. Dulu, kartu remi digunakan sebagai mata uang di sejumlah koloni dan negara (termasuk Guyana Belanda, Prancis Baru, dan Prancis) sejak abad ke-19 sampai abad ke-19. Saat pertama kali diperkenalkan, uang kartu biasanya langsung mengalami inflasi tinggi.
Desain dan penggunaan
Sebelum kartu remi atau kartu kosong dijadikan uang, kartu tersebut perlu diberi nilai (denominasi), lambang, nomor serial, dan tanda tangan.[1] Di Prancis Baru, kartunya dibubuhi lambang fleur-de-lis dan tanda tangan intendant, gubernur, dan bendahara.[2] Di Guyana Belanda, pengesahannya memiliki beragam bentuk tergantung edisi terbitannya.[3]
Uang kartu awalnya diterbitkan pada masa-masa darurat.[2] Uang kartu dapat dijamin oleh uang lain seperti Bills of Exchange atau tanpa jaminan sama sekali.[1][2]
Deblon, Veronique (October 2012). "Money Games". National Bank of Belgium Museum. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-09-11. Diakses tanggal 11 September 2014.
Lester, Richard A. (1964). "Playing-Card Currency of French Canada". Dalam Edward P. Neufeld (ed.). Money and Banking in Canada. Montreal: McGill-Queen's University Press. hlm.9–23. OCLC732600576.
McLachlan, R. W. (1911). The Canadian Card Money. Montreal: [s.n.] OCLC0665751753.
Shafer, Neil (3 January 2012). "Surinam a Collecting Challenge". Bank Note Reporter. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-09-11. Diakses tanggal 11 September 2014.
Tori, Mori. "Wan Bigi Karta". Central Bank of Suriname. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-09-11. Diakses tanggal 11 September 2014. ;
Wigington, Harry G. (January–February 1984). "The Illinois Country Currency". Paper Money. XXIII (1). Society of Paper Money Collectors: 3–11. ISSN0031-1162. (perlu berlangganan)