Julian Kaisar (lahir 4 Juli 1991) yang lebih dikenal dengan nama panggung Uan, adalah seorang penyanyi, musisi, dan penulis lagu asal Indonesia. Ia dikenal luas sebagai vokalis utama dari grup musik Juicy Luicy.
Kehidupan Awal
Julian Kaisar lahir di Bandung, Jawa Barat, pada 4 Juli 1991. Minatnya pada musik dipengaruhi oleh lingkungan keluarganya; ayahnya adalah seorang gitaris dan ibunya merupakan seorang penyanyi. Sejak usia muda, Julian telah belajar memainkan alat musik seperti gitar dan piano. Ia menempuh pendidikan menengah atas di SMA Negeri 3 Bandung.[1]
Karier
Karier Sepak Bola
Sebelum fokus di dunia musik, Julian adalah seorang pemain sepak bola. Ia tercatat pernah menimba ilmu di SSB Bina Pakuan dan menjadi bagian dari tim Persib Bandung junior. Bahkan, Ia sempat mendapat kesempatan untuk mengikuti seleksi tim nasional U-20 Indonesia. Dalam sebuah wawancara, Julian mengungkapkan bahwa Ia beralih ke musik karena terinspirasi oleh karier panjang musisi seperti Paul McCartney, yang Ia yakini dapat menjadi jalur karier yang lebih berkelanjutan.[2]
Karier Musik
Pembentukan Juicy Luicy
Karier musik profesional Julian dimulai saat Ia bertemu dengan Denis Ligia di SMA Negeri 3 Bandung. Keduanya sering bermain musik bersama, membuat cover lagu, dan mengikuti berbagai festival musik. Momen ini menjadi cikal bakal terbentuknya Juicy Luicy.[3]
Terdapat beberapa versi mengenai tahun pembentukan Juicy Luicy. Sejumlah sumber menyebutkan grup ini terbentuk pada tahun 2006. Namun, sumber lain merinci bahwa formasi awal Juicy Luicy yang beranggotakan Julian, Denis Ligia, dan Bisma Karisma terbentuk pada 4 April 2010 setelah tampil di sebuah acara. Nama Juicy Luicy sendiri terinspirasi dari karakter Lucy dalam film 50 First Dates.[1]
Perjuangan Awal dan Titik Balik
Pada tahun-tahun awal, Juicy Luicy merintis karier sebagai band independen. Setelah bergabung dengan label mayor E-Motion Entertainment, mereka merilis singel "Aku Cinta Dia yang Cinta Pacarnya" (2015) dan "Terlalu Tinggi" (2016),[4] tetapi keduanya belum berhasil mengangkat popularitas band secara signifikan.
Pada tahun 2018, Juicy Luicy berada di titik terendah dan nyaris bubar karena merasa karier mereka tidak berkembang. Di tengah keputusasaan, Julian sempat berencana mendaftar sebagai pegawai Dinas Perhubungan (Dishub) atas saran ibunya. Untuk menyambung hidup, Julian bersama Denis juga sempat menjalankan bisnis kuliner rice bowl bernama Nasi Cincang Buki selama dua tahun.[5]
Titik balik karier mereka datang ketika lagu "Tanpa Tergesa",[6] yang dirilis pada 28 Februari 2018, mendadak viral satu setengah tahun setelah perilisannya. Kesuksesan lagu tersebut menjadi momentum bagi Juicy Luicy untuk terus berkarya dan memperpanjang kontrak dengan label mereka.
Kesuksesan Bersama Juicy Luicy
Setelah kesuksesan "Tanpa Tergesa", Juicy Luicy merilis album studio pertamanya, Sentimental, pada 6 November 2020. Album ini melahirkan beberapa lagu hits, termasuk "Lantas" dan "Mawar Jingga". Pada tahun 2022, lagu "Lantas" mencatatkan sejarah dengan menjadikan Juicy Luicy sebagai band Indonesia pertama yang lagunya mencapai 100 juta pemutaran di platform Spotify. Sejak saat itu, Juicy Luicy terus meraih berbagai penghargaan musik bergengsi dan memantapkan posisi mereka di industri musik Indonesia.
Selain sebagai vokalis, Julian juga aktif sebagai penulis lagu.[butuh rujukan] Beberapa karyanya tidak hanya dibawakan oleh Juicy Luicy tetapi juga oleh penyanyi lain.[butuh rujukan] Ia juga merupakan salah satu pendiri label rekaman independen, Juicy Records.[butuh rujukan]
Kehidupan Pribadi
Julian Kaisar dikenal memiliki kepribadian introvert,[3] meskipun Ia tampil sangat ekspresif di atas panggung. Di luar musik, Ia memiliki memelihara anjing dan menyukai anime serta manga.
Ia diketahui pernah menjalin hubungan asmara dengan aktris Adzwa Aurell pada tahun 2019, namun hubungan tersebut telah berakhir.
Kontroversi
Pelecehan di Kelab Malam
Pada Agustus 2025, sebuah video yang menunjukkan Julian sedang tampil di sebuah kelab malam di Kelapa Gading, Jakarta Utara, menjadi viral. Dalam video tersebut, seorang penonton wanita mencoba memberikan uang (menyawer) sambil meminta Julian untuk membuka celananya. Julian menolak permintaan tersebut dengan gestur tidak nyaman dan menggeser uang yang dilemparkan ke panggung menggunakan kakinya, tetapi tetap melanjutkan penampilannya secara profesional.[7]
Insiden ini menuai kecaman dari warganet yang menganggap tindakan penonton tersebut sebagai bentuk pelecehan.[7] Psikolog Rahmaya Sholiha menyebut insiden yang dialami Julian sebagai pelecehan verbal yang berpotensi menimbulkan dampak psikologis bagi korban.[8]
Tanggapan terhadap Kasus Dokter Koas
Julian menjadi sorotan publik setelah memberikan tanggapan tegas terhadap seorang mahasiswi kedokteran yang terlibat dalam kasus penganiayaan terhadap juniornya. Mahasiswi tersebut beralasan ingin menonton konser Juicy Luicy sebagai penyebab Ia menolak tugas jaga. Melalui siaran langsung di media sosial, Julian secara terbuka melarang individu tersebut untuk menghadiri konsernya atau mendengarkan lagu-lagu Juicy Luicy, yang kemudian memicu pro dan kontra di kalangan publik.[9]
↑Liputan6.com (2020-11-18). [hhttps://www.sonora.id/read/424113052/lirik-lagu-simak-juicy-luicy-dari-album-nonfiksi "Juicy Luicy Sentimental di Album Baru"]. Pemeliharaan CS1: Nama numerik: authors list (link)
"Sialan", "Tampar": Cusson, Michael (2022-02-15). "Indonesia Songs, Week of 2024-07-21". Billboard (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2024-08-31.
"Lantas", "Lampu Kuning": Cusson, Michael (2022-02-15). "Indonesia Songs, Week of 2024-08-31". Billboard (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2024-08-31.
"Tanpa Tergesa": "Billboard Indonesia Top 100". billboardid.com. Billboard Indonesia. Diarsipkan dari asli tanggal 2020-04-15. Diakses tanggal 19 Januari 2025.
Posisi tertinggi di Billboard Indonesia Hot 25:
Lagu lain yang menduduki tangga lagu – lihat "Peak Position": "Indonesia Hot 25 - Billboard Indonesia". Billboard Indonesia. 2024-08-24. Diarsipkan dari asli tanggal 2024-08-24. Diakses tanggal 2024-08-31.