UTF-16 (16-bitUnicode Transformation Format) adalah suatu pengkodean karakter Unicode yang mampu mengkodekan 1,112,064[1] angka (disebut code point) dalam jangkauan kode Unicode dari 0 sampai 0x10FFFF. Pengkodean ini adalah sebuah "variable-width encoding" karena code point itu dikodekan dengan satu atau dua code units 16-bit .
Universal Character SetUCS-2 (2-byte) mirip dengan pengkodean karakter yang sekarang digantikan oleh UTF-16 versi 2.0 sebagai standar Unicode pada bulan Juli 1996.[2] Menghasilkan format dengan panjang tetap (fixed-length format) hanya menggunakan code point sebagai unit kode 16-bit dan membuahkan hasil yang tepat sama dengan UTF-16 untuk 97% (63.488; bukan 65.536) dari seluruh code point dalam jangkauan 0-0xFFFF, termasuk semua karakter yang telah diberi nilai saat itu.
UTF-16 secara resmi didefinisikan dalam Annex Q dari standar internasional ISO/IEC 10646.[3] Juga disebut sebagai "The Unicode Standard" versi 2.0 atau lebih tinggi, serta dalam IETF's RFC 2781.
PRIVATE USE CHARACTER-10FFFD (last Unicode code point)
DBFF, DFFD
DB, FF, DF, FD
FF, DB, FD, DF
* Appropriate font and software are required to see the correct glyphs.
Contoh prosedur pengkodean UTF-16
Karakter pada code point U+64321 (hexadecimal) akan dikodekan dalam UTF-16. Karena di atas U+FFFF, harus dikodekan dengan surrogate pair, sebagai berikut:
āISO/IEC 10646-1:2000(E), pp. 890-892; ISO/IEC 10646:2003(E), pp. 1364-1366; ISO/IEC 10646:2012(E) Final Committee Draft (FCD), p. 2208; The FCD contains a reference to clauses 9 and 10, pp. 15-17.