Delapan hari setelah penyerangan Jepang terhadap pangkalan militer Amerika Serikat di Pearl Harbor, galangan kapal Portsmouth diperintahkan untuk memulai konsturksi kapal-kapal selam kelas Balao. Dari perintah ini, USS Bowfin merupakan kapal selam kelas Balao ketiga yang diproduksi oleh galangan kapal tersebut. USS Bowfin diluncurkan pada 7 Desember 1942 atau tepat setahun setelah penyerangan Jepang tersebut. Setelah melewati masa percobaan, kapal ini kemudian secara resmi beroperasi pada 1 Mei 1943. Nama Bowfin sendiri diambil dari jenis ikan agresif yang biasa ditemukan di Sungai Mississipi dan sekitarnya.[11][12]
USS Bowfin merupakan kapal selam bermesin diesel yang memiliki berat benaman 1.550 ton ketika di permukaan dan 2.453 ton ketika tenggelam. Kapal ini memiliki panjang 311 kaki atau sekitar 100 meter. Kapal sekelas Bowfin dapat beroperasi pada kedalaman maksimal 400 kaki atau sekitar 133 meter, tetapi dalam operasinya sangat jarang ditemukan catatan bahwa kapal ini beroperasi pada kedalaman tersebut.[6] Kapal ini dipersenjatai 10 tabung torpedo berkaliber 21 inci, 1 meriam berkaliber 5 inci, satu senapan berkaliber 40mm dan satu senapan berkaliber 20mm.[6][11][12]
Operasional
Operasi pertama USS Bowfin dimulai setelah tiba di Darwin, Australia setelah sebelumnya singgah di Freemantle. Dari sini kapal ini kemudian diperintahkan untuk berpatroli ke arah laut Cina Selatan melalui rute yang melewati Laut Banda, Laut Maluku, dan Laut Sulawesi dan kembali ke Freemantle melalui Laut Sulawesi dan Selat Makassar. Selama operasi ini, USS Bowfin berhasil menenggelamkan tiga buah kapal jepang dengan total bobot 8120 ton. Pada patroli-patroli berikutnya, kapal ini ditugaskan untuk lebih fokus ke perairan Indonesia, Filipina hingga kepulauan Pasifik. Tercatat sejumlah kapal-kapal kargo jepang juga ditenggelamkan oleh USS Bowfin pada patroli-patroli ini.[6][11][12]
Setelah Jepang akhirnya menyerah tanpa syarat, kapal ini kemudian berlayar kembali ke Amerika Serikat untuk dinonaktifkan pada 12 Februari 1947. Pada Perang Dingin, kapal ini kembali dioperasikan untuk membantu keterlibatan Amerika Serikat dalam Perang Korea. Pada 8 Oktober 1953 kapal ini akhirnya benar-benar dipensiunkan.[6][11]
Pensiun
Kapal ini diyakini telah menenggelamkan 44 kapal musuh dengan 34 di antaranya merupakan kapal berukuran besar dan 10 lainnya berukuran di bawah 500 ton. Secara total USS Bowfin diyakini telah menenggelamkan 179,646 ton bobot kapal musuh dan menimbulkan kerusakan pada 33,934 ton lainnya.[6] Prestasi ini dianggap salah satu yang terbaik yang dimiliki oleh kapal selam Amerika Serikat. Karena hal tersebut, kapal ini dinilai bersejarah dan kemudian dijadikan museum yang sekarang dapat diakses oleh publik. Museum ini berada di Pearl Harbor, Pulau Oahu, Kepulauan Hawaii.[6][11]