UIN Salatiga atau Universitas Islam Negeri Salatiga adalah sebuah Perguruan Tinggi Islam Negeri di Kota Salatiga, Jawa Tengah, Indonesia. Terletak di Salatiga, kota paling nyaman dan paling toleran di Indonesia, UIN Salatiga menarik banyak mahasiswa yang datang dari luar. Selain itu, kemudahan transportasi dalam kota dan biaya hidup yang terjangkau hanya menciptakan suasana belajar yang kondusif.
Kota Salatiga teletak pada ketinggian antara: 450 – 825m dpl menjadikan kota ini sejuk dan udaranya segar, itulah kesan pertama yang bisa digambarkan untuk Salatiga. Iklimnya tropis dan secara astronomis Kota ini terletak antara 1100.27′.56,81″ – 1100.32′.4,64″ BT dan 0070.17′. – 0070.17′.23″ LS. Kota ini Secara morfologis berada di daerah cekungan, dikelilingi Gunung Merbabu di antara gunung-gunung kecil antara lain: Gajah Mungkur, Telomoyo, dan Payung Rong. Wilayah Kota Salatiga berbatasan dengan wilayah Kabupaten Semarang, karena wilayah Salatiga dikelilingi wilayah Kabupaten Semarang dari berbagai sisinya. Di wilayah utara berbatasan dengan Kecamatan Pabelan, sebelah timur dengan Kecamatan Tengaran. Sedangkan di Selatan berbatasan dengan Kecamatan Getasan dan sebagian Tengaran . Adapun di sebelah Barat berbatasan dengan Kecamatan Tuntang. 65% Daerah Salatiga Bergelombang seperti Kelurahan Dukuh, Ledok, Kutowinangun, Salatiga, Sidorejo Lor, Bugel, Kumpulrejo, dan Kauman Kidul. Sisanya adalah daerah miring25% dan datar 10%.
Salatiga merupakan kota multicultural yang sangat Indonesia dengan jumlah penduduk 177.088 orang. 78% atau sekitar 136.000 penduduk beragama Islam, 17% beragama Kristen Prostestan, 5% Katolik, sisanya beragama Hindu, Buddha serta aliran Kepercayaan (termasuk Kejawen). Dikenal sebagai kota yang indah, Kota Salatiga memiliki beberapa perguruan tinggi seperti Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), STIE AMA, Akbid Bakti Nusantara, Akbid Ar Rum, dan tentu saja IAIN Salatiga. Dengan demikian, IAIN Salatiga menjadi kampus Negeri satu-satunya di wilayah ini.
Sejarah
Sejak berdirinya sampai saat ini, STAIN Salatiga telah melewati sejarah yang cukup panjang, dan mengalami beberapa kali perubahan kelembagaan. Pendirian lembaga ini, bermula dari cita-cita masyarakat Islam Salatiga untuk memiliki Perguruan Tinggi Islam. Oleh karena itu didirikanlah Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) “Nahdlatul Ulama” di Salatiga. Lembaga ini menempati gedung milik Yayasan “Pesantren Luhur”, yang berlokasi di Jalan Diponegoro Nomor 64 Salatiga. Lembaga ini berdiri berkat dukungan dari berbagai pihak, khususnya para ulama dan pengurus Nahdlatul Ulama Jawa Tengah. dinegerikan bersamaan dengan persiapan berdirinya IAIN Walisongo Jawa Tengah di Semarang. Guna memenuhi persyaratan formal, maka dibentuklah panitia pendiri yang diketuai oleh K.H. Zubair Umar al-Jailany dan sekaligus diangkat sebagai Dekannya.[1]
UIN Salatiga resmi berdiri sebagai Universitas Islam Negeri (UIN) pada 8 Juni 2022 berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 88 Tahun 2022. Sebelum itu, statusnya adalah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Salatiga, yang beralih dari Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Salatiga pada 17 Oktober 2014 sesuai Peraturan Presiden Nomor 143 Tahun 2014.[2]
Rektorat
Daftar Nama Rektor UIN Salatiga dari masa ke masa.[3]
No.
Potret
Nama
Mulai Menjabat
Selesai Menjabat
Periode
Keterangan
1
Drs. H.A. Noerhadi Djamal
1997
1998
1
Masa Peralihan dari Fakultas Tarbiyah IAIN Walisongo menjadi STAIN Salatiga
2
Prof. Dr. H. Muh. Zuhri, MA.
1998
2002
1
3
Drs. Badwan, M.Ag.
2002
2006
1
4
Prof. Dr. Imam Sutomo, M.Ag.
2006
2010
1
5
Prof. Dr. Imam Sutomo, M.Ag.
2010
2014
2
6
Dr. Rahmat Hariyadi, M.Pd.
2014
2019
1
Masa Peralihan dari STAIN Salatiga menjadi IAIN Salatiga