Turun tebing (Inggris: abseilen, har.'untuk turun ke bawah'code: en is deprecated ), adalah teknik menuruni lereng curam, seperti tebing batu, atau permukaan miring lainnya menggunakan tali statis dan alat bantu pengereman (descender). Cabang olahraga ini menggunakan beberapa teknik panjat tebing dan turun.[1]
Teknik ini biasa digunakan oleh pendaki gunung, penjelajah gua, penjelajah ngarai, serta tim pencarian dan penyelamatan (SAR) untuk menuruni tebing atau lereng ketika terlalu curam atau berbahaya untuk dituruni tanpa pengaman. Banyak pendaki menggunakan teknik ini untuk melindungi penambat (anchor) yang sudah terpasang dari kerusakan.
Turun tebing juga dikenal dengan nama rappelling (/ɹæˈpɛl/ atau /ɹəˈpɛl/), yang diambil dari Bahasa Perancisrappeler.