Dengan adanya perbedaan cerita antara Transformers AS pada tahun 1987, maka Takara sebagai pemegang hak paten Transformers di Jepang akhirnya memiih untuk membuat sebuah cerita baru yang berbeda dengan versi AS. Setelah Transformers: The Headmasters di 1987 dan Transformers: Super-God Masterforce di 1988, Transformers: Victory di buat di 1989.
Elemen-elemen yang muncul di Victory antara lain, Wheeljack yang kembali bangkit setelah diceritakan meninggal dalam kelahiran Victory Leo (namun tidak ada kaitannya dengan di Transformers: The Movie), bersama Perceptor dari versi AS, God Ginrai dan Minerva dari Super-God Masterforce.
Cerita
Cerita yang disajikan di Victory adalah seputar pemimpin baru Cybertron, Star Saber, yang melindungi Bumi dan melawan pasukan Deszaras, pemimpin baru Destrons. Deszaras membutuhkan energi Bumi dan Cybertron untuk membangkitkan kembali sebuah kekuatan super yang terkurung di Dark Nebula oleh Star Saber. Kebanyakan jalan ceritanya mengambil dari kelanjutan di Headmasters dan Masterforce, dan juga melanjutkan ciri khas serial versi AS, yaitu petualangan dan pertarungan.
Victory diproduksi sebanyak 32 episode, tetapi terdapat penambahan enam episode sehingga jumlahnya menjadi 38 episode. Dan setelah serial ini selesai tayang, muncul lagi enam episode tambahan yang dibuat oleh Masumi Kaneda, yang hanya terdapat dalam versi video dan disiarkan di TV regional Jepang (bukan di TV nasional), sehingga total episodenya menjadi 44 episode.
Adalah Transformers individu yang bisa bergabung menjadi satu bagian jika dibutuhkan. * Star Saber - Cybertronian Super-Jet: Tokoh utama serial ini, ia disebut juga Star Sabre, di mana Sabre merupakan ejaan bahasa Inggris British dari Saber.
Multiforce merupakan enam Autobots yang dapat bergabung menjadi satu jika dibutuhkan. Teknologi dari Multiforce juga dapat kita saksikan dalam Transformers: Energon.