Tiroglobulin (bahasa Inggris:Thyroglobulincode: en is deprecated ) adalah glikoprotein berukuran besar yang diproduksi kelenjar tiroid sebagai prekursor bagi hormon tiroid[1] dan berfungsi sebagai protein mayor yang terlibat pada metabolisme yodium. Tiroglobulin terdiri dari protein yang mengandung yodium, yang kemudian terkonversi menjadi hormon tiroksin ketika kelenjar tiroid terstimulasi TSH (bahasa Inggris:thyroid stimulating hormonecode: en is deprecated ) yang dikeluarkan kelenjar hipofisis. Tiroglobulin juga dapat berfungsi sebagai protein pengusung bagi antibodi karena mempunyai residu tirosina dalam jumlah besar yang dapat digunakan sebagai konjugasi melalui reaksi diazo.[2] Di dalam sel kelenjar tiroid, residu tirosina pada tiroglobulin teryodiumasi, sehingga tiroglobulin terhidrolisis menjadi pecahan asam aminonya, antara lain menjadi T4, T3, diiodotirosina (DIT) dan monoiodotirosina (MIT).[3]