Tindik hidung adalah suatu tindik yang dibuat pada kulit atau tulang rawan yang membentuk struktur hidung manusia, biasanya untuk dipasangi perhiasan seperti anting, plug, atau aksesoris lainnya. Tindik hidung yang populer yaitu di bagian cuping hidung, melewati nostril (lubang hidung). Jenis tindik lainnya yaitu di bagian septum nasal, yaitu tulang rawan yang memisahkan lubang hidung kanan dan kiri.
Pada kebudayaan India, tindik hidung sangat populer dan lazim sebagaimana tindik telinga, serta dapat menandakan kesejahteraan individu atau status sosial keluarganya.[5] Tindik hidung di India pada mulanya berawal dari tradisi Hindu—sebagai penghormatan kepada Dewi Parwati (dewi pernikahan dalam kepercayaan Hindu)—dan dibuat untuk mencirikan bahwa pemakainya sudah menikah, lalu dilepas apabila sang wanita telah ditinggal mati oleh suaminya.[6] Namun kini banyak perempuan India yang membuat tindik hidung tanpa memperhatikan status pernikahan karena alasan estetika atau mengikuti fesyen.[5]
↑Villela, Khristaan (1993). A nose piercing ceremony in the north temple of Great Ballcourt at Chichén Itzá. Center of the History and Art of Ancient American Culture of the Art Dep. of the Univ. of Texas. OCLC1073558164.