Timi[1] adalah herba kuliner yang terdiri dari bagian tanaman di atas tanah yang dikeringkan dari beberapa anggota genus Thymus, yakni tumbuhan berbunga yang satu famili dengan min, Lamiaceae.[2] Tanaman ini berasal dari Eurasia dan Afrika Utara. Timi memiliki kegunaan kuliner, pengobatan, dan hias. Spesies yang paling umum dibudidayakan dan digunakan untuk keperluan kuliner adalah Thymus vulgaris, tumbuhan asli Eropa Tenggara.
Sejarah
Timi yang sedang berbunga
Timi liar tumbuh di Syam, tempat tanaman ini mungkin pertama kali dibudidayakan.[butuh rujukan] Timi biasa (Thymus vulgaris) diketahui merupakan tumbuhan asli cekungan Mediterania Barat, dari Spanyol dan Kepulauan Balearik hingga Italia tenggara. Peradaban Yunani Kuno, Sumer, dan Mesir Kuno diduga kemungkinan besar menggunakan timi jenis T. capitatus.[3] Salah satu sumber menyatakan bahwa bangsa Mesir Kuno menggunakan timi biasa untuk pembalseman.[4]Bangsa Yunani Kuno menggunakannya dalam permandian mereka dan membakarnya sebagai dupa di kuil-kuil mereka,[4] karena meyakini bahwa tanaman ini adalah sumber keberanian.[butuh rujukan]
Penyebaran timi ke seluruh Eropa diperkirakan berkat bangsa Romawi, karena mereka menggunakannya untuk memurnikan ruangan dan untuk "memberikan cita rasa aromaik pada keju dan likeur".[5] Pada Abad Pertengahan di Eropa, herba ini diletakkan di bawah bantal untuk membantu tidur dan menangkal mimpi buruk.[6] Pada periode ini, para wanita juga sering memberikan hadiah yang menyertakan daun timi kepada para kesatria dan pejuang, karena diyakini dapat memberikan keberanian bagi pembawanya. Timi juga digunakan sebagai dupa dan diletakkan di atas peti mati selama pemakaman, karena dianggap dapat menjamin perjalanan menuju kehidupan selanjutnya.[7] Setelah dibawa ke Eropa utara oleh bangsa Romawi, bangsa Eropa kemudian menyebarkannya ke Amerika Utara pada abad ke-16.[3]
Nama genus ikan Thymallus, yang pertama kali diberikan kepada grayling (T. thymallus, dideskripsikan dalam edisi 1758 Systema Naturae oleh ahli zoologi Swedia Carl Linnaeus), berasal dari aroma samar timi yang menguar dari dagingnya.[8]
↑Grieve, Mrs. Maud. "Thyme. A Modern Herbal". botanical.com (Edisi Hypertext version of the 1931). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal February 23, 2011. Diakses tanggal February 9, 2008.
↑Huxley, A., ed. (1992). New RHS Dictionary of Gardening. Macmillan.
↑"Thyme (thymus)". englishplants.co.uk. The English Cottage Garden Nursery. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2006-09-27.
S. S. Tawfik, M. I. Abbady, Ahmed M. Zahran and A. M. K. Abouelalla. Therapeutic Efficacy Attained with Thyme Essential Oil Supplementation Throughout γ-irradiated Rats. Egypt. J. Rad. Sci. Applic., 19(1): 1–22 (2006).