Nama perusahaan diambil dari nama anak Baim Wong dan Paula Verhoeven, yaitu Kiano Tiger Wong. Sejak berdiri, perusahaan ini terlibat dalam produksi konten digital populer serta sejumlah proyek film layar lebar.[3]
Sejarah
Tiger Wong Entertainment mulai beroperasi pada pertengahan 2020 sebagai rumah produksi dan perusahaan hiburan. Pada tahap awal, perusahaan ini memproduksi berbagai konten digital, termasuk program YouTube yang ditayangkan melalui kanal Baim Paula, Bapau Family, dan Baby Kiano Tiger Wong.
Pada April 2022, perusahaan ini menerima pendanaan dari Adhya Group, sebuah grup usaha yang bergerak di bidang properti, hospitality, media, hiburan, serta makanan dan minuman.[5] Setelah masuknya investasi tersebut, Baim Wong menyebut valuasi Tiger Wong Entertainment mencapai sekitar Rp1,5 triliun, meskipun nilai investasi tidak diumumkan secara terbuka.[6]
Bidang usaha
Tiger Wong Entertainment mengembangkan bisnisnya melalui beberapa lini utama, antara lain:
Media dan Produksi
Manajemen talenta
Produksi kreatif
Program televisi dan digital
Produksi film layar lebar
Bisnis dan Komersial
Ritel
Restoran
Hospitality
Afiliasi Digital
Multi Channel Network (MCN) untuk pengelolaan kreator konten digital
Tiger Wong Capital memiliki bisnis di berbagai bidang, antara lain:
Media (Production House)
Tiger Wong Entertainment (Production House Media)
Tiger Wong Pictures (Production House Film)
El Drago Pictures (Production House film)
Tiger Wong Animation (Production House khusus animasi)
Lumine Studio (investasi)
Majemuk (creative production) - tidak lagi bekerjasama
Open Idea (creative production) - tidak lagi bekerjasama
Cretivera (creative production) - tidak lagi bekerjasama
Simo (creative production) - tidak lagi bekerjasama
Agency & Multi Channel Networks
Visoria (Creative Agency Film): sisi lain Tiger Wong Pictures, bedanya Visoria mempromosikan film bukan memproduksi film
Tiger Wong Agency (di investasi IRSX dan berubah nama menjadi FOLAGO)
Tiger Wong MCN (di investasi IRSX dan berubah nama menjadi FOLAGO)
Food and Beverage
Silahkan Makan Gratis: Baim Wong sebagai pemilik Tiger Wong, membagikan 200-300 paket makan siang untuk dibagikan kepada umum. Setiap hari jam 12:00 sampai habis, di Kantor Pusat Tiger Wong Entertainment, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.
Residential House: Shila at Sawangan (VASANTA GROUP)
Playground: Dino x Scape
Bisnis Lain
Tiger Wong Liquid - berhenti beroperasi
Tiger Wong Moto - berhenti beroperasi
Panci Jago - berhenti beroperasi
sumber: www.tigerwongentertainment.com
Produksi film
Berbalas Kejam
Pada tahun 2022, Tiger Wong Entertainment memproduksi film perdananya berjudul Tamu Tak Diundang yang kemudian berganti nama menjadi Berbalas Kejam saat sebelum perilisannya. Film ini disutradarai dan ditulis oleh Teddy Soeriaatmadja, serta dibintangi oleh Reza Rahadian dan Laura Basuki, bekerja sama dengan Karuna Pictures. Film tersebut menandai langkah awal Tiger Wong Entertainment dalam industri film layar lebar Indonesia.[7]
Sukma
Film Sukma merupakan salah satu produksi Tiger Wong Entertainment yang memperoleh perhatian luas.[8] Pada ajang Festival Film Wartawan Indonesia (FFWI) 2025, film ini meraih tujuh nominasi, termasuk kategori Film Terbaik, Sutradara Terbaik, Penulis Terbaik, serta Pemeran Pendukung Terbaik. Pencapaian tersebut menjadikan Sukma sebagai salah satu karya dengan nominasi terbanyak pada ajang tersebut.[9]
Karya
Film
Tiger Wong Entertainment memproduksi film berikut ini:
Tiger Wong Entertainment segera menggelar Turnamen Padel, bertajuk Tiger Wong Padel Cup. Turnamen mempertandingkan para artis dan atlet profesional yang nantinya memperebutkan trofi
Kerja sama dengan Adhya Group menjadi salah satu langkah strategis perusahaan dalam memperluas jangkauan bisnis dan produksi. Kolaborasi ini mencakup penguatan sektor kreatif, pengembangan konten animasi, serta strategi bisnis lintas industri hiburan dan media.[13]Tiger Wong Capital memiliki saham investasi di beberapa perusahaan berikut ini:
Adhya Group: termasuk anak usaha Roti Romi (Roti Mimpi Indah), LMN Studio (Lumine Studio), LMN Animation (Lumine Animation)
BW Jogja: produk Batik Wong Jogja, Bakpia Wong Keraton, Pikkachu
FOLAGO CORP (Multi Channel Network dan Agency), awalnya bernama Tiger Wong Agency dan Tiger Wong MCN kemudian disuntik dana besar-besaran oleh IRSX lalu berganti nama menjadi FOLAGO CORP
VASANTA GROUP: pemukiman modern khusus Shila at Sawangan, Depok
Note: Jumlah besaran saham tidak diketahui.
Kontroversi
Pada tahun 2022, Tiger Wong Entertainment terlibat dalam kontroversi terkait pendaftaran merek Citayam Fashion Week ke DJKI. Langkah tersebut menuai kritik dari publik karena Citayam Fashion Week dianggap sebagai fenomena sosial yang tumbuh secara organik di ruang publik. Menyusul polemik tersebut, pendaftaran merek tersebut akhirnya dicabut.[14]