Thomas Jefferson Jackson See (19 Februari 1866 – 4 Juli 1962) adalah seorang astronom Amerika Serikat yang terkenal karena kontribusi awalnya dalam studi bintang ganda dan orbit, tetapi kemudian dikenal karena kontroversi akademik dan gagasan kosmologinya yang tidak diterima secara ilmiah. Ia adalah salah satu tokoh paling kontroversial dalam sejarah astronomi Amerika pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20.[1]
Namun, See terlibat dalam sejumlah perselisihan dengan ilmuwan lain, termasuk George Ellery Hale dan Edward C. Pickering. Ia dipecat dari beberapa institusi karena sikapnya yang konfrontatif dan klaim-klaim ilmiah yang kontroversial.
Teori eter dan kontroversi
Setelah pindah ke USNO di Mare Island, California, See mulai mengembangkan teori kosmologi berbasis eter, yang ia klaim menjelaskan semua fenomena fisika termasuk gravitasi, cahaya, dan struktur alam semesta. Ia menerbitkan karya besar berjudul Researches on the Evolution of the Stellar Systems (1910), tetapi teorinya tidak didukung komunitas ilmiah karena bertentangan dengan relativitas Einstein dan fisika modern.[3]
Reputasi dan warisan
Walaupun memiliki kecerdasan tinggi dan ketekunan, reputasi See menurun karena keengganannya mengakui kesalahan dan polemik yang diciptakannya. Banyak ilmuwan menilai bahwa sikap arogan dan klaim luar biasa tanpa dasar empiris memperlemah kontribusinya yang valid di awal kariernya.
Kematian
Thomas Jefferson Jackson See meninggal dunia di Oakland, California pada 4 Juli 1962 dalam usia 96 tahun. Sebagian besar karya ilmiahnya kini hanya dikenang dalam konteks sejarah ilmu dan studi tentang bias serta otoritas dalam komunitas ilmiah.