Saat ilmuwan gila Henry Hassel mendapati istrinya tengah berzina, ia memutuskan untuk membuat sebuah mesin waktu dengan tujuan membunuh kakek dan nenek dari istrinya pada masa muda mereka, agar istrinya tak akan pernah ada. Namun, saat ia kembali ke masa sekarang, tak ada yang berubah. Dalam upaya mengubah sejarah, Hassel mulai membunuh toko-tokoh besar dalam sejarah (termasuk Muhammad, sesuai dengan judul cerita), hanya untuk memastikan apakah sejarah akan berubah seperti apa yang ia pikirkan.