Novel ini menggambarkan masa yang Fitzgerald sendiri menjulukinya "Era Jazz". Menyusul ketegangan dan kekacauan dari Perang Dunia I, selama tahun 1920-an, masyarakat Amerika menikmati tingkat kemakmuran yang belum pernah terjadi sebelumnya seiring dengan membumbungnya perekonomian. Pada saat yang bersamaan, pelarangan untuk menjual dan mengonsumsi alkohol yang diamanatkan oleh "Delapan Belas Amendemen Amerika Serikat", membuat para jutawan menghindari para pembuat minuman alkohol dan mendorong peningkatan kejahatan yang terorganisasi. Walaupun Fitzgerald, seperti Nick Carraway di dalam novelnya, memuja kekayaan dan hal-hal glamour masa itu, dia sangat tidak nyaman dengan materialisme yang tak terkendali dan rendahnya moralitas yang terjadi.
The Great Gatsby tidak begitu popular pada awal pencetakannya, menjual hanya kurang dari 25.000 kopi selama 15 tahun sisa hidup Fitzgerald.
Walaupun kisah itu sudah diadaptasikan ke dalam pertunjukan teater dan film Hollywood setahun setelah publikasi, ceritanya terlupakan selama masa depresi dan Perang Dunia II. Setelah dipublikasi ulang pada tahun 1945 dan 1953, novelnya sangat laris, dan kadang-kadang dipandang sebagai novel sukses Amerika. Kisah dalam novel ini sekarang merupakan bacaan standar dalam pelajaran literatur Amerika pada sekolah menengah atas dan universitas di seluruh dunia.
Adaptasi
Film
The Great Gatsby sudah difilmkan sebanyak lima kali:
Pengarang Amerika yang terkenal, Truman Capote pada awalnya diangkat menjadi screenwriter untuk film adaptasi tahun 1974. Pada screenplay-nya, Nick Carraway and Jordan Baker digambarkan sebagai homoseksual. Setelah Capote diberhentikan dari proyek, Coppola menulis ulang screenplay-nya.
Film G yang dibuat pada tahun 2000 (dirilis pada tahun 2005) oleh Christopher Scott Cherot meng-klaim bahwa filmnya diinspirasi oleh The Great Gatsby.
Opera
Sebuah bentuk opera dari novel ini dipersiapkan oleh New York Metropolitan Opera untuk memperingati ulang tahun ke-25 debut James Levine. Opera ini pertama kali dipertunjukkan pada 20 Desember1999. Musik dan libetto (kata-kata dalam nyanyian) dibuat oleh John Harbison dengan lirik lagu popular dari Murray Horwitz.
The Great Gatsby, dalam adaptasi baru oleh Simon Levy, dipertunjukkan dalam acara pembukaan teater baru, Guthrie Theater di Minneapolis, Minnesota pada bulan Juli 2006.
Buku
Bodega Dreams oleh Ernesto Quiinonez mengadaptasi The Great Gatsby ke Harlem Spanyol.
Trivia
Salinan Gatsby pada Hopalong Cassidy mengandung catatan tertanggal 1906, yang tidak masuk akal karena pertama kali diterbitkan pada tahun 1910.
The Great Gatsby kadang-kadang dibaca dengan suara keras oleh Andy Kaufman dengan aksen British yang salah sebagai jenis anti-humor.
Bill Gates mempunyai tulisan dari halaman terakhir novel itu di perpustakaannya. Kalimat itu berbunyi: "He had come a long way to this blue lawn, and his dream must have seemed so close that he could hardly fail to grasp it."[1]
Band Pop Jerman, Wolfsheim mengambil nama mereka dari salah satu karakter di dalam novel.