The Diving Bell and the Butterfly (judul asli dalam bahasa Prancis: Le Scaphandre et le Papillon) merupakan sebuah memoir karya jurnalis Jean-Dominique Bauby. Karya ini memerikan kehidupannya setelah ia menderita stroke hebat yang menyebabkan ia mengalami sindrom terkunci. Karya ini juga menjelaskan secara rinci tentang kehidupannya sebelum ia terjangkit stroke.
Pada 9 Desember 1995, Bauby, kepala editor majalah berbahasa Prancis Elle, terkena stroke dan jatuh koma. Dia baru sadar 20 hari kemudian. Pikirannya sadar akan sekelilingnya, tetapi fisiknya lumpuh oleh sindrom terkunci dengan pengecualian beberapa gerakan dari kepala dan matanya. Mata kanannya harus dijahit karena masalah iritasi. Keseluruhan buku ditulis berdasarkan kedipan mata kiri Bauby yang menghabiskan waktu sepuluh bulan (empat jam sehari). Menggunakan partner assisted scanning, seorang pengalih aksara berulang-ulang mengeja alfabet bahasa Prancisyang disusun berdasakan frekuensi huruf-hurufnya (E, S, A, R, I, N, T, U, L, dst.), hingga Bauby mengedip untuk menunjukkan huruf yang dia pilih. Buku tersebut dikarang melalui 200.000 kedipan dan rata-rata sebuah kata menghabiskan waktu kurang lebih dua menit. Buku tersebut juga mencatat kegiatan sehari-hari seseorang yang menderita sindrom terkunci. Kegiatan-kegiatan tersebut meliputi bermain di pantai bersama keluarga, dimandikan, dan bertemu pengunjung selama di rumah sakit di Berck-sur-Mer.
Edisi bahasa Prancis dari buku ini diterbitkan pada 6 Maret 1997. Buku ini mendapatkan ulasan-ulasan yang luar biasa, terjual 25.000 eksemplar pertama pada hari peluncuran, dan penjualannya mencapai 150.000 eksemplar dalam satu minggu. Kesuksesannya membawa buku ini pada peringkat pertama buku terlaris seantero Eropa. Hingga saat ini penjualan keseluruhan mencapai jutaan. Pada 9 Maret 1997, dua hari setelah buku ini diterbitkan, Bauby meninggal karena pneumonia.[1][2]
Ketika Bauby masih hidup, sutradara berkebangsaan Prancis Jean-Jacques Beineix membuat film berdurasi 25 menit, "Assigné à résidence" (atau "Tahanan Rumah"), yang menggambarkan Bauby dalam keadaannya yang lumpuh, dan proses pembuatan bukunya.[7]
↑HFPA Awards DatabaseDiarsipkan 2012-10-11 di Wayback Machine.
Namun, Hollywood mengubah seperti biasanya. Dalam versi film dari buku ini, mantan pasangan Bauby selama 10 tahun bernama Sylvie de la Rouchefoucauld (dalam buku, dia menyebutnya dengan sikap dingin 'ibu dari dua anak-anaknya') yang berperan sebagai Madonna yang bercahaya dan bukan Florence Ben Sadoun yang merupakan temannya selama tiga tahun, wanita yang duduk di sampingnya dan yang memegang tangannya ketika dia meninggal.