Thaifah Silves (bahasa Arab:طائفة شلبcode: ar is deprecated , [Ṭā'ifa Šilb] Galat: {{Transliteration}}: missing language / script code (bantuan)) adalah sebuah kerajaan thaifahArab[1] yang berdiri di wilayah yang sekarang merupakan wilayah selatan Portugal selama dua periode:[2] dari tahun 1027 hingga 1063, dan lagi dari tahun 1145 hingga 1150,[3] ketika akhirnya ditaklukkan oleh Kekhalifahan Muwahhidun.
Thaifah ini menduduki bagian paling barat dari wilayah Portugis saat ini Algarve, dekat Cape St. Vincent, dengan ibu kotanya di Silves. Thaifah Silves dibentuk pada awal abad ke-11 dan mulai dari 1048, kekuasaan dipegang oleh keluarga Bani Muzain,[4] termasuk tiga emir: Isa II al-Muzaffar (1048–1053), Muhammad II al-Nasir (1053–1058), dan Isa III al-Muzaffar (1058–1063).[5] Di bawah yang terakhir kerajaan ditaklukkan oleh thaifah yang lebih kuat dari Sevilla,[6][7] yang dipimpin oleh Abbad II al-Mu'tadid.[4]
Selama periode yang disebut thaifah kedua, yang menyusul jatuhnya Dinasti Murabithun, Silves merupakan pusat thaifah kedua yang bersifat sementara, yang berlangsung dari tahun 1145 hingga 1150, saat thaifah tersebut ditaklukkan oleh Muwahhidun.[4]