Tergum (Latin untuk "punggung"; jamak: terga, adjektiva tergal) adalah bagian dorsal (atas) segmen arthropoda selain kepalanya. Ujung anteriornya dikenal sebagai "dasar" sementara ujung posteriornya disebut "apeks" atau "margin". Suatu tergum dapat terbagi menjadi lempeng-lempeng keras atau sklerit yang dikenal sebagai tergit.[1]
Contohnya, dalam sebuah segmen torakik, tergumnya dapat terbagi menjadi sebuah notum anterior dan skutelum posterior. Perpanjangan lateral sebuah tergit dikenal sebagai paranota (Yunani untuk "di samping punggung") atau carinae (Latin untuk "lunas"), seperti pada kelabang punggung-pipih dalam ordo Polydesmida.
Kinorhyncha juga memiliki lempeng tergal dan sternal, tetapi tampaknya tidak homolog dengan yang ada di arthropoda.[2]