Burung tepus gelagah mempunyai postur tubuh berukuran sedang, dengan panjang tubuh sekitar 17cm. Tubuh bagian atas berwarna cokelat kemerahan, mahkotanya berwarna merah, alis putih yang kontras dengan garis hitam yang tebal.
Pipi berwarna putih sampai abu-abu. Adapun kekang hitam, dada berwarna putih bercoret hitam, sedangkan bagian perut abu-abu yang tersapu warna cokelat kekuningan di bagian sisi tubuh dan tunggirnya.
Habitat dan karakter
Burung tepus gelagah bisa ditemukan di daerah dataran rendah maupun dataran tinggi hingga ketinggian 1.500 meter dari permukaan laut. Mereka biasa hidup berpasangan, atau terkadang dalam kelompok kecil. Burung ini sering beraktivitas di rerimbunan tumbuhan bawah atau daerah semak belukar, dan hanya suara kicauannya saja yang terdengar.
Di wilayah barat Pulau Jawa, yang menjadi satu-satunya wilayah persebaran di Indonesia, spesies ini berkembangbiak mulai bulan Februari hingga September. Sarang dibangun dari bahan-bahan kasar seperti jerami dan rerumputan kering. Bentuk sarang menyerupai bola tidak beraturan. Burung betina akan bertelur sebanyak 2- 5 butir berwarna abu-abu pucat, dengan bintik-bintik berwarna merah gelap.
Tepus gelagah terdiri atas 6 supspesies / ras, satu di antaranya terdapat di Indonesia:
↑Baral, H.S., Inskipp, C. (2009) The Birds of Sukla Phanta Wildlife Reserve, Nepal.
Collar, NJ, Robson, C. (2007) Keluarga Timaliidae (Babblers) pp.70 – 291 Dalam: del Hoyo, J., Elliott, A., Christie, DA (eds. ) Buku Pegangan Burung Dunia, Vol. 12: Picathartes ke Tits dan Chickadees. Lynx Edicions, Barcelona.