Tengsoe Tjahjono (lahir 3 Oktober 1958) adalah sastrawan berkebangsaan Indonesia. Dia pernah menerima penghargaan di bidang sastra dari gubernurJawa Timur (2012). Ia pernah tercatat sebagai dosen bahasa dan sastra Indonesia di Hankuk University of Foreign Studies, Korea. Karya-karya sastranya dalam bentuk puisi dan kritik sastra sudah diterbitkan dan dimuat di sejumlah media massa. Beberapa puisinya telah digubah menjadi tembang puitik oleh komponis dan pianis klasik Ananda Sukarlan.
Tengsoe membuat membuat ide menulis cerpen tiga paragraf. Ia menyebutnya pentigraf (cerpen tiga paragraf). Para penulis pentigraf membuat komunitas khusus yang dinamakan Kampung Pentigraf Indonesia pada 18 April 2016.[1]
Kehidupan pribadi
Tengsoe menyelesaikan pendidikan pascasarjana dan doktoralnya di Universitas Negeri Malang (UM). Dia merupakan penggagas terbitnya majalah kebudayaan Kalimas di Surabaya. Selain menjadi dosen bahasa dan sastra Indonesia di Universitas Negeri Surabaya (Unesa), dia juga memimpin biro sastra, Dewan Kesenian Malang (DKM) dan Dewan Kesenian Jawa Timur (DKJT). Ketokohannya di bidang sastra menjadikan dirinya kerap diundang menjadi juri pada lomba cerpen/puisi, narasumber di berbagai seminar, dalam dan luar negeri. Dan, kesetiannya mengasuh sanggar sastra Kalimas berbuah penghargaan di bidang sastra dari gubernur Jawa Timur, tahun 2012. Saat ini Tengsoe tercatat sebagai dosen Bahasa dan sastra Indonesia di Hankuk University of Foreign Studies, Korea.[2][3]