Tembang Sunda merupakan genre seni suara kawih Sunda yang menggunakan metrum puisi pupuh.[1][2] Berdasarkan penggunaan pola pupuh di dalam pertunjukannya, yang termasuk ke dalam kelompok ini antara lain tampilan seni suara pupuh buhun (lama), Cianjuran (sebagian), Cigawiran,[3] Pagerageungan, Beluk (wawacan), dan guguritan.