Taquito (pelafalan dalam bahasa Spanyol:[taˈkito], berarti "taco kecil"),[1]tacos dorados,[2]taco gulung,[3] atau flautas adalah hidangan Meksiko yang biasanya terdiri dari tortilla kecil yang digulung dan diisi dengan daging sapi, keju, atau ayam.[4][5] Tortilla yang diisi ini kemudian digoreng dangkal atau digoreng dalam minyak banyak.[6] Hidangan ini sering diberi taburan seperti krim asam dan guacamole. Biasanya tortilla jagung digunakan untuk membuat taquito. Hidangan ini lebih sering disebut flautas ketika taco kecil tersebut lebih besar dari taquito, dan dapat dibuat dengan tortilla tepung atau jagung.[7]
Sejarah
Taquito atau taco kecil disebutkan dalam Preliminary Glossary of New Mexico Spanish tahun 1917, dengan kata tersebut dicatat sebagai "Mexicanism" yang digunakan di New Mexico.[8] Definisi modern taquito sebagai hidangan tortilla gulung diberikan pada tahun 1929 dalam sebuah buku cerita tentang orang Meksiko di Amerika Serikat yang ditujukan untuk pembaca muda, di mana hidangan ini dicatat sebagai salah satu menu populer dari pedagang di stasiun kereta api.[4] taquito juga disebutkan tanpa definisi dalam edisi Los Angeles School Journal tahun 1932.[9]
Dua restoran di California Selatan sering dikreditkan atas peran mereka dalam perkembangan awal taquito. Cielito Lindo didirikan oleh Aurora Guerrero pada tahun 1934 dan berlokasi di Olvera Street, Los Angeles.[10] Putri Guerrero menggunakan resep taquito ibunya untuk membuka restoran jaringan di Los Angeles, dan tak lama kemudian pesaing mulai menjual hidangan serupa.[10] Di San Diego, restoran yang kemudian menjadi El Indio Mexican Restaurant mulai menjual taquito selama Perang Dunia II, ketika pemilik pabrik tortilla Ralph Pesqueira Sr. diminta oleh pekerja di pabrik Consolidated Aircraft Company di seberang jalan untuk membuat makanan siang yang praktis.[11][12] Pesqueira, yang menggunakan resep yang dikembangkan oleh neneknya dari Meksiko, mengklaim sebagai pengenalan kata "taquito" untuk hidangan tersebut.[13]
Taquito termasuk salah satu makanan Meksiko awal yang dikembangkan sebagai makanan beku, dengan Van de Kamp's memperkenalkan versi beku yang sukses pada tahun 1976.[14]Pemerintah Amerika Serikat menetapkan bahwa taquito harus mengandung setidaknya 15% daging.[15]
taquito goreng renyah yang dijual di Meksiko sering disebut tacos dorados ("taco emas") atau flautas. Topping dan pelengkap yang umum termasuk kol, crema (krim asam Meksiko), guacamole, saus cabai hijau atau merah, serta keju Meksiko seperti queso fresco.[16][2] Di kota perbatasan Meksiko seperti Tijuana dan Mexicali, "taquito" merujuk pada taco kecil yang dijual di kios, bukan hidangan tortilla gulung.[17]
↑"Title missing". Los Angeles School Journal. 16 (1–18). 1932. On a plate before us is a 'taquito' on shredded lettuce. On the table is a generous dish of well-cooked 'frijoles' and there are plates piled high with 'tortillas de maiz', the National bread.
↑Ridgely, Roberta (1975). "The Piggyback Taquito Stands of Mexicali". The Tijuana, Mexicali, Ensenada Guide. J. P. Tarcher. hlm.155. A number of impromptu stands selling small tacos (taquitos) snuggle up to excellent established restaurants from which they have borrowed their names.