Sinetron ini mengisahkan kehidupan sebuah keluarga urban. Rama, sang ayah, berperan sebagai orang tua tunggal setelah istrinya meninggal. Untuk mengasuh ketiga anaknya: Ratih, Andika, dan Dewi, ia dibantu Astuti alias Tuti, adik mendiang istrinya yang masih hidup melajang.
Status Rama yang duda serta Astuti yang masih perawan dan kebersamaan mereka dalam mengurus ketiga anak/keponakan, telah menumbuhkan perasaan lain di hati Astuti. Rama bagaimanapun tetap menganggap Astuti sebagai adik iparnya saja. Dengan perasaan cintanya yang selalu disembunyikan, Astuti ternyata berharap Rama mau menikahinya. Masalahnya, Rama tidak pernah mau tahu perasaan Astuti.
Perbedaan prinsip antara Astuti dengan Rama dan anak-anak acapkali menimbulkan berbagai kelucuan. Mulai dari masalah Rama di kantor, anak-anak yang terkadang berulah, hingga Astuti yang belum mahir mengerjakan tugas rumah tangga.
[1][2]