Taman Pasuk Kameloh dinilai banyak dikunjungi oleh masyarakat, khsusunya pada waktu sore hingga malam hari. Terlebih lagi, lampu-lampu yang menghiasi taman wisata ini menyala pada malam hari, sehingga dinilai semakin cantik untuk dikunjungi oleh masyarakat pada waktu tersebut.[3]
Di area taman, terdapat Patung Burung Enggang, yang merupakan salah satu hewan ikonik dalam kehidupan masyarakat Dayak. Biasanya, para pengunjung sering berfoto di sekitar sini, selain di tamannya itu sendiri atau Jembatan Kahayan.[4]
Taman ini juga memiliki beberapa fasilitas pendukung seperti tempat parkir, toilet, masjid, tempat duduk, tempat kuliner, dan jaringan Wi-Fi gratis.[4]