Artikel ini perlu dikembangkan dari artikel terkait di Wikipedia bahasa Inggris. (Oktober 2023)
klik [tampil] untuk melihat petunjuk sebelum menerjemahkan.
Lihat versi terjemahan mesin dari artikel bahasa Inggris.
Terjemahan mesin Google adalah titik awal yang berguna untuk terjemahan, tapi penerjemah harus merevisi kesalahan yang diperlukan dan meyakinkan bahwa hasil terjemahan tersebut akurat, bukan hanya salin-tempel teks hasil terjemahan mesin ke dalam Wikipedia bahasa Indonesia.
Jangan menerjemahkan teks yang berkualitas rendah atau tidak dapat diandalkan. Jika memungkinkan, pastikan kebenaran teks dengan referensi yang diberikan dalam artikel bahasa asing.
Takhayul adalah kepercayaan yang tidak dapat dibuktikan secara akal
Etimologi
Bagian ini memerlukan pengembangan. Anda dapat membantu dengan mengembangkannya.
Kucing hitam dianggap sebagai pertanda buruk dalam beberapa kebudayaan
Kata superstition pertama kali digunakan dalam bahasa Inggris pada abad ke-15. Sedangkan dalam bahasa Indonesia, kata takhayul berasal dari bahasa Arab, yaitu زَجَرَ الطَّيْرَ yang berarti menerbangkan burung. Kata takhayul diserap secara salah kaprah karena takhayul dalam terminologi bahasa Arab saat ini hanya teruntuk pada kepercayaan yang menganggap sial segala sesuatu dengan melihat arah terbang sekelompok burung. Sedangkan terminologi takhayul dalam bahasa Indonesia sama dengan khurafat (خُرَافَةٌ), yang berarti sebuah cerita dongeng.[1]