77–146N⋅m (57–108lb⋅ft) di 3,200rpm hingga 4,500rpm
Mesin G10A pada Suzuki SF310 Swift
Mesin G Suzuki adalah seri atau serangkaian mesin pembakaran dalam3 silinder segaris dan 4 silinder segaris yang diproduksi oleh Suzuki dan digunakan dalam berbagai macam jenis mobil. Selain seri G, Suzuki juga memproduksi mesin mobil berbahan bakar bensin 1000-1800 cc lain, yaitu seri K dan M.[1]
Perbandingan Seri G, K, dan M
Seri G diibaratkan sebagai kekuatan lari maraton, sementara seri M diibaratkan sebagai kekuatan lari cepat.[1] Oleh karena itu seri G diasosiasikan dengan durability atau ketahanan. Sedangkan seri M diasosiasikan dengan kecepatan dan cekatan. Ada pun seri K memiliki spesifikasi di antara dua seri yang telah disebutkan.[1]
Selain itu, mayoritas mesin G hanya tersedia dalam versi SOHC (Kecuali G13B/K) dengan karakter mesin overstroke dan versi awal masih memakai karburator. Sedangkan untuk mesin M dan K sama-sama memiliki cylinder head tipe DOHC dan beberapa varian sudah memiliki teknologi variable valve timing. Mayoritas mesin M berkarakter square, sedangkan mesin K juga berkarakter overstroke seperti mesin G, tetapi bertenaga di putaran atas seperti mesin M.
Jenis
Tiga Silinder
G10
Tipe G10 adalah mesin 993 cc 3 silinder segaris yang dipakai oleh mobil Suzuki Cultus dengan tenaga maksimum sebesar 48-59hp di 5.100-5.700 rpm dan torsi sebesar 79-85 N.m di 3.000-3.300 rpm. Mesin 6-valve ini tersedia dengan pengabut bahan bakar karburator dan injeksi dan memiliki diameter bore mencapai 74,0mm dan panjang stroke 77,0mm.[2] Tersedia di:
Mesin G10 juga memiliki versi turbo yang dilengkapi dengan turbo tipe IHI RBH31/32. Tersedia dengan pengabut bahan bakar karburator dan injeksi. Tenaga yang di hasilkan adalah 71-79hp di 5.500 rpm dan torsi sebesar 107-118 N.m di 3.500 rpm.
Tersedia di:
Tipe G10B adalah mesin empat silinder segaris dengan kekuatan maksimal 6.000 rotasi per menit (rpm) setara 60 tenaga kuda.[3] Mesin ini memiliki 16-valve dengan bore x stroke 72mm × 61mm. Mesin ini banyak beredar di India dan Pakistan. Selain itu, mesin ini digunakan sebagai alternatif di mobil-mobil yang berpartisipasi dalam lomba reli 1,6 liter yang para peserta dilarang untuk mengadakan modifikasi untuk mengingkatkan kapasitas mesin.[3] Tersedia di:
Suzuki Cultus
Maruti Zen
G12
Mesin ini berbasis dari tipe G13BB dengan mengecilkan ukuran bore menjadi 71mm sehingga menjadi 1199 cc.
Tersedia di:
Maruti Eeco
Maruti Super Carry
G13A
Mesin ini memiliki kubikasi sebesar 1324 cc, bertipe SOHC 8-valve, dengan ukuran bore x stroke 74mm x 77mm.
Tersedia di:
Suzuki Cultus/Swift
Holden Barina
Suzuki Samurai/Jimny 1300
Suzuki Margalla
G13B/K
Tipe ini merupakan satu-satunya keluar mesin G yang memiliki cylinde head tipe DOHC 16-valve. Mesin ini berkekuatan 6.500-7.600 rpm setara dengan 98-115 tenaga kuda dan dipasang pada mobil Suzuki Cultus GTi.[4] Tersedia di:
Suzuki Cultus/Swift GTi
Suzuki RS/1 (prototipe)
G13BA
Mesin ini merupakan versi 8-valve dari G13BB. Di Indonesia banyak di pakai oleh Suzuki Esteem.
Tersedia di:
Suzuki/Maruti Esteem
Suzuki/Chevrolet Swift
Suzuki Jimny/Samurai
Suzuki Sidekick (Amerika)
Holden Barina
Geo Metro
Maruti Gypsy King
G13BB
Tipe G13BB di Indonesia dpakai oleh Suzuki Jimny dan Suzuki Every Plus dengan kekuatan 71-85hp di 5.500-6.000 rpm.
Tersedia di:
Suzuki Jimny
Suzuki Every Plus/Carry 1.3
Suzuki Cultus/Swift
Suzuki Baleno
Maruti Esteem
Maruti Gypsy King
Geo Metro
Pontiac Firefly
Chang'an Lingyang
G13C
Versi khusus untuk Suzuki Carry 1300 Indonesia, berbasis dari G13A dengan bore lebih besar menjadi 75mm.
G15A
Tipe G15A dipakai pada Suzuki Carry sebelum digantikan oleh tipe K15B-C empat silinder pada tahun 2019. Tipe ini memenuhi standar emisi Euro II.[5] Tersedia di:
Suzuki Baleno/Esteem/Cultus
Suzuki Carry Futura
Suzuki APV/Mega Carry
G16
Mesin terbesar di keluarga G, dengan kubikasi sebesar 1590 cc. Awalnya tersedia dengan 8-valve berkode G16A, kemudia di menjadi 16-valve dengan kode G16A dan G16B.
Tersedia di:
↑"Archived copy". Diarsipkan dari asli tanggal 15 Desember 2015. Diakses tanggal 31 Desember 2019.; Pemeliharaan CS1: Salinan terarsip sebagai judul (link)
12Rangarajan, Kishore (2018). "Performance Improvement of Racing Engine Using Simulation Study and Experimental Validation". International Journal of Pure and Applied Mathematics. 118 (20): 19–25.
↑"Archived copy". Diarsipkan dari asli tanggal 26 Mei 2006. Diakses tanggal 31 Desember 2019.Pemeliharaan CS1: Salinan terarsip sebagai judul (link)