Ada beberapa alasan untuk mengkonsumsi susu nabati: alasan etis (kesehatan hewan), alasan lingkungan, alasan kesehatan (terutama intoleran laktosa, alergi, gangguan mental (seperti asperger, sindrom, dan untuk penyakit mental lainnya yang sering muncul di bayi, anak kecil, dan remaja), veganisme, ovo-vegetarianisme, alasan ritual keagamaan (seperti beberapa denominasi Kristen selama Masa Prapaskah, agama Hindu yang memercayai sapi adalah dewa), dan preferensi rasa sederhana.
Di Amerika Serikat, susu kedelai sudah lama menjadi susu non-susu yang paling populer, namun mulai sekitar tahun 2010, susu almond mulai meningkat popularitasnya, dan pada tahun 2013 susu kedelai melebihi varietas paling populer. Susu populer lainnya di AS adalah nasi dan kelapa. Di Eropa susu kedelai dan oat sangat populer. Ada juga susu rami, susu mete, susu hazelnut, dan susu dari kacang polong dan lupin.
[1][2]
Susu tanaman digunakan untuk membuat es krim, krim nabati, keju vegan dan yogurt (misalnya yogurt kedelai).