Orang Suriname Asia (bahasa Belanda:Aziatische Surinamerscode: nl is deprecated ) atau orang-orang Suriname keturunan Asia adalah orang-orang Suriname yang memiliki leluhur atau nenek moyang yang berasal dari benua Asia. Para migran Asia yang datang ke Suriname sebagian besar berasal dari Asia Selatan, Asia Tenggara, dan Asia Timur. Secara historis, keberadaan orang Asia di Suriname sudah ada sejak abad ke-19, yang sebagian besar merupakan keturunan buruh kontrak yang dibawa ke Suriname setelah penghapusan perbudakan untuk menggantikan budak Afrika.
Hasil sensus Suriname tahun 2012 menunjukkan bahwa dari 541.638 penduduk,[1] 27% adalah orang India (Hindustani), 14% adalah orang Jawa, dan 13,4% adalah multirasial (mestizo).[1]Orang Tionghoa tidak dicatat sebagai kelompok etnis tersendiri. Sebaliknya, orang-orang keturunan Tionghoa digolongkan dalam kategori “Lainnya” bersama dengan penduduk Amerindian (pribumi) dan kulit putih.[2] Dalam sensus tahun 2004, 1,8% tercatat sebagai keturunan Tionghoa.[3] Antara tahun 2004 dan 2012, terdapat peningkatan besar dalam jumlah penduduk multirasial, dari 12,5% menjadi 17,6%.[1]
Keturunan
Menurut perkiraan Biro Statistik Umum Suriname, populasi Suriname terdiri dari kelompok-kelompok berikut (2004-2012):
12345"Censusstatistieken 2012". Algemeen Bureau voor de Statistiek in Suriname (General Statistics Bureau of Suriname). Presentatie Definitieve Resultaten Census 8 Vol. 1, pages 19-20. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-11-13. Diakses tanggal 2015-04-19.
12"Censusstatistieken 2012". Algemeen Bureau voor de Statistiek in Suriname (General Statistics Bureau of Suriname). Presentatie Definitieve Resultaten Census 8 Vol. 1, page 42. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-11-13. Diakses tanggal 2015-04-19.