Supersonik atau adibunyi adalah kecepatan di atas kecepatan suara, yang kira-kira adalah 343 m/d (1.087 kaki/detik, 761 mpj, 1.225 km/j, di udara pada permukaan laut. Kecepatan lima kali di atas kecepatan suara disebut hipersonik.
Pesawat F/A-18 menembus kecepatan suara.Sumber bunyi bergerak pada kecepatan 1,4 kali kecepatan bunyi, c (Mach 1,4). Karena sumber bunyi bergerak lebih cepat daripada gelombang bunyi yang dihasilkannya, sumber bunyi sebenarnya mendahului gelombang yang bergerak maju. Sumber bunyi akan melewati pengamat yang diam sebelum pengamat benar-benar mendengar bunyi yang dihasilkannya.Gelombang kejut berbentuk kerucut dengan zona kontak tanah berbentuk hiperbola berwarna kuning.
Pada 1942 Menteri Penerbangan Britania Raya memulai proyek sangat rahasia dengan Miles Aircraft untuk mengembangkan pesawat pertama untuk menembus hambatan suara. Proyek ini menghasilkan prototipe pesawat Miles M.52, yang dirancang untuk mencapai 1000 mpj (1600km/j) pada ketinggian 36.000 kaki (11km) dalam 1 menit 30 detik.
Rancangan pesawat tersebut sangat revolusioner memperkenalkan banyak inovasi yang masih digunakan oleh pesawat supersonik sekarang ini. Pengembangan utama paling penting adalah ekor pesawat gerak-seluruh yang memungkinkan kontrol dalam kecepatan supersonik. Proyek ini dibatalkan oleh Direktur Riset Saintifik, Sir Ben Lockspeiser, sebelum penerbangan berawak dilakukan. Setelah itu, atas perintah pemerintah, semua data rancangan dan riset mengenai Miles M.52 dikirim ke Bell Aircraft Corporation di Amerika Serikat. Ada persetujuan pertukaran data oleh kedua pihak, "allegedly", setelah menerima data Britania, pemerintah Amerika memblokir persetujuan tersebut. Eksperimen berikutnya membuktikan bahwa rancangan Miles M.52 tersebut dapat menembus hambatan suara, dengan menggunakan replika skala 3/10 tak berawak pesawat ini mampu mencapai Mach 1,5 pada Oktober 1948.
Chuck Yeager merupakan orang pertama yang berhasil menembus hambatan suarat dalam penerbangan pada 14 Oktober1947, menerbangkan pesawat eksperimen Bell X-1 pada Mach 1 dengan ketinggian 45.000 kaki (13,7km).
Sebuah tim yang dipimpin oleh Richard Noble dan pengemudi Andy Green menjadi yang pertama menembus hambatan suara dalam kendaraan darat, disebut Thrust SuperSonicCar pada 15 Oktober1997, hampir 50 tahun setelah penerbangan Yeager.