Saat ini, organisasi nirlaba Komite Pelestarian Shinmachi bertugas menjaga kebersihan sungai dan menyelenggarakan tur keliling sungai dengan perahu.[2]
Sejarah
Selama Zaman Edo, Sungai Shinmachi merupakan daerah yang sangat ramai karena lalu lintas kapal yang membawa barang-barang pewarna indigo, salah satu perdagangan utama yang menopang keuangan di wilayah tersebut pada saat itu.
Geografi
Sungai Shinmachi mengalir melalui bagian tengah Tokushima, dan melewati banyak tempat wisata terkenal di wilayah kota tersebut.
Air
Hingga awal Zaman Shōwa, kondisi sungai sangat baik sehingga memungkinkan orang untuk berenang di sana selama musim panas. Namun, pada tahun-tahun berikutnya, sungai tersebut semakin tercemar sehingga tidak layak untuk berenang. Upaya pembersihan sungai dalam beberapa tahun terakhir telah memperbaiki kondisi keseluruhannya secara signifikan, tetapi masih terdapat beberapa lumpur di dasar sungai dan sungai tersebut belum kembali ke kejayaannya semula.
Acara Utama di Sepanjang Sungai
Acara
Area Taman Aibahama dan Taman Mizugiwai di sepanjang tepi sungai merupakan tempat populer untuk berbagai acara. Sungai itu sendiri juga digunakan dalam sebuah acara setiap Natal, di mana orang-orang yang mengenakan kostum Sinterklas membagikan hadiah kepada anak-anak di sepanjang tepi sungai dari atas perahu. Lebih dari 3.000 hadiah dibagikan setiap tahun.
Kota Tokushima, yang memiliki sejarah panjang sebagai ibu kota wilayah, menjadi tuan rumah berbagai kegiatan budaya dan wisata tahunan yang menarik perhatian pengunjung dari berbagai daerah. Di antara perayaan yang diselenggarakan secara berkala adalah Hana Haru Festa yang berlangsung selama tiga hari pada akhir April di Taman Aibahama, serta pelepasan balon Tanabata yang diadakan setiap tanggal 7 Juli di Taman Shinmachi Bashi Higashi. Festival tari Awa Odori, yang merupakan salah satu acara paling terkenal di Jepang, digelar selama empat hari di pertengahan Agustus di berbagai lokasi sepanjang sungai. Pada awal November, Taman Aibahama kembali menjadi pusat kegiatan melalui Festival Awa no Tanuki yang berlangsung selama tiga hari. Aktivitas unik seperti renang musim dingin di Sungai Shinmachi dekat Taman Mizugiwai, serta Festival Sungai Hyotan-jima di kawasan Shinmachi Boardwalk, turut memperkaya kalender budaya kota ini.
Selain kegiatan musiman, Tokushima juga menawarkan berbagai situs wisata bersejarah. Di antaranya adalah Hyotan-jima Boat Cruise, satu-satunya layanan kapal wisata gratis di Jepang; sisa-sisa Kastil Tokushima yang dahulu dibangun oleh klan Hachisuka; dan Washi no Mon, gerbang utama yang pernah menjadi bagian dari kompleks kastil tersebut. Taman Kastil Tokushima, yang telah ditetapkan secara nasional sebagai salah satu taman paling terkenal di Jepang, serta Museum Kastil Tokushima yang terletak di tengah Taman Pusat Tokushima, menjadi destinasi penting bagi wisatawan yang tertarik pada sejarah dan budaya lokal.
Artikel ini tidak memiliki konten kategori. Bantulah dengan menambah kategori yang sesuai sehingga artikel ini terkategori dengan artikel lain yang sejenis.