Sumber Mata AirKrawak[1] adalah objek wisata alam yang berupa sumber mata air yang keluar dari celah bebatuan sungai, Mata air tersebut berada di tengah hutan di desa Guwoterus, Montong, Kabupaten Tuban.[2] Selain merupakan sumber mata air dari objek wisata alam terdapat juga objek wisata alam lain yaitu Air Terjun Nglirip.[3]
Di Kecamatan Singgahan Kabupaten Tuban Jawa Timur, terdapat kawasan hutan Nglirip yang dikelola oleh BKPH Mulyoagung di bawah tanggung jawab KPH Parengan. Hutan Nglirip ini memiliki luas 1.090,80 ha yang di dalamnya terdapat hutan lindung Krawak seluas 112,10 ha atau 10,28% dari luas hutan Nglirip. Hutan Krawak ini terdapat pada petak 5C, 6B, 9A, dan 26C. Seluas 22,80 ha (20,34%) lahan yang ada di Hutan lindung Krawak ini dimanfaatkan oleh masyarakat Kecamatan Singgahan dan Montong sebagai lahan pertanian. Aktivitas pertanian ini mengakibatkan kerusakan pada hutan lindung Krawak. Padahal hutan lindung Krawak tersebut berfungsi untuk melindungi sumber mata air Krawak yang dimanfaatkan oleh petani di Kecamatan Singgahan sebagai sumber irigasi sawah.[4][5]