Sulfametizol adalah salah satu antibiotik golongan sulfonamida.[1]
Mekanisme kerja
Sulfametizol bekerja dengan menghambat secara kompetitif asam para-aminobenzoat (PABA), yang penting untuk biosintesis folat dan berperilaku sebagai antimetabolit.[2]
Indikasi
Sulfametizol adalah sulfonamida dengan waktu paruh pendek dan eliminasi cepat (3-4 jam); diindikasikan untuk beberapa infeksi saluran kemih.[3][4][5][6]
Kontraindikasi
Kontraindikasi jika sedang hamil (trimester terakhir), karena diketahui memiliki hipersensitivitas terhadap obat.
Dosis
Dewasa: 1-4 g per hari dalam 4 kali pemberian
Anak-anak: 30–45mg/kg/hari dalam 4 kali pemberian
Efek samping
Beberapa efek sampingnya adalah muntah, ruam, demam, mual, diare. Kristaluria mungkin terjadi.
Referensi
↑Ayankojo AG, Tretjakov A, Reut J, Boroznjak R, Öpik A, Rappich J, etal. (January 2016). "Molecularly Imprinted Polymer Integrated with a Surface Acoustic Wave Technique for Detection of Sulfamethizole". Analytical Chemistry. 88 (2): 1476–1484. doi:10.1021/acs.analchem.5b04735. PMID26704414.
Watanabe H, Hastings JW (June 1990). "Inhibition of bioluminescence in Photobacterium phosphoreum by sulfamethizole and its stimulation by thymine". Biochimica et Biophysica Acta (BBA) - Bioenergetics. 1017 (3): 229–234. doi:10.1016/0005-2728(90)90189-B. PMID2372557.
M. Anderson, Douglas (2004). Mosby’s medical, nursing, & Allied Health Dictionary sesta edizione. New York: Piccin. ISBN88-299-1716-8. ;