Nama orya berasal dari nama kampung di Lereh, di mana mereka mempercayai asal muasal mereka. Selain itu mereka juga menyebut diri mereka yap zi artinya 'orang pedalaman', dan bahasa mereka yap zi ol.[2]
Mambi: merupakan orang pertama sebagai pemilik kuasa dasar tanah untuk dipakai dan dibagikan, yang kemudian membagi wilayah kepada marga-marga yang datang setelahnya.
E'bina: merupakan kepala suku atau pemimpin kampung yang memiliki hak politik untuk mengatur kesejahteraan dan menjaga keamanan masyarakat adat. Ia diharapkan pintar berperang dan berburu, mengetahui sejarah batas-batas tanah di dalam kampung dan kampung tetangga. Ia dipilih oleh para amabina dan zibina berdasarkan ketentuan mambi.
Zibina atau Kamibina: merupakan kepala marga dalam kampung yang dapat mengatur pada tingkatan marga, diharapkan bisa membantu E'bina dan penghubunga masyarakat dalam menyelsaikan masalah. Posisi diwariskan kepada keturunan lelaki sulung.