Dalam kimia, struktur induk adalah strukturion atau molekul yang tidak dihiasi yang darinya turunan dapat divisualisasikan.[1] Struktur induk mendukung tata nama sistematis dan memfasilitasi klasifikasi. Struktur induk fundamental memiliki satu atau tidak memiliki gugus fungsional dan seringkali memiliki berbagai jenis simetri. Benzena (C6H6) adalah senyawa kimia yang terdiri dari cincin heksagonal atom karbon dengan atom hidrogen yang terikat pada masing-masing atom, dan merupakan induk dari banyak turunan yang memiliki atom atau gugus substituen yang menggantikan satu atau lebih atom hidrogen. Beberapa induk jarang atau tidak ada, seperti halnya porfina, meskipun banyak turunan sederhana dan kompleks yang diketahui.
Protoporfirin IX adalah turunan alami dari porfina induk.
Definisi IUPAC
Menurut IUPAC, konsep struktur induk sangat terkait atau identik dengan senyawa induk, nama induk, atau hanya induk.
Induk organik
Spesies ini terdiri dari rantai atom kerangka yang tidak bercabang, atau terdiri dari sistem cincin monosiklik atau polisiklik yang tidak tersubstitusi.[2] Struktur induk yang memiliki satu atau lebih gugus fungsional yang tidak secara khusus ditunjukkan oleh sufiks disebut induk fungsional.[3] Nama struktur induk digunakan dalam nomenklatur IUPAC sebagai dasar untuk nama sistematis.
Induk hidrida
Hidrida induk adalah struktur induk dengan satu atau lebih atom hidrogen. Hidrida induk memiliki populasi standar atom hidrogen yang terikat pada struktur kerangka. Hidrida induk banyak digunakan dalam tata nama organik, tetapi juga digunakan dalam kimia anorganik.[4]
Fosfina
Fosfina adalah induk dari turunan-turunan fosfina.